Aktivis HMI yang Ditangkap Sudah Dipulangkan

JAKARTA-WAWASANews.com
Ketua Pengurus Besar (PB) Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Bidang Hubungan Internasional M. Makmun Abdullah mengatakan, 12 kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang pada Rabu kemarin (21/11) ditangkap polisi terkait kericuhan unjuk rasa di depan kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, sudah dipulangkan.

"Ke-12-nya sudah dipulangkan dari Polda tadi malam," kata Makmun. Kader HMI yang ditangkap itu salah satunya termasuk Ketua Umum PB HMI, Noer Fajriansyah, yang menurut Makmun mengalami luka-luka akibat tindakan agresif aparat.

Dia menjelaskan situasi saat aksi unjuk rasa di depan Kemenlu itu memang sudah tidak steril karena disusupi provokator. "Ada pihak-pihak yang coba untuk memprovokasi dari dalam," jelasnya.

Sementara itu, Komisioner Komnas HAM, H Otto Syamsuddin Ishak mengatakan, prihatin atas tindakan kekerasan yang dilakukan kepolisian di lingkungan Polda Metro Jaya terhadap aktivis mahasiswa. 

"Saya menilai Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Bayu Seno Adji bertanggungjawab atas tindakan tersebut, mengingat sudah semestinya di tengah isu Palestina yang sensitif dan krusial, Kapolda Metro Jaya dapat mengantisipasi aksi demonstrasi sehingga tidak terjadi kekerasan, karena ada pendampingan langsung terhadap bawahannya dan membantu kanalisasi aspirasi dengan tepat," kata Otto. 

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Rabu (21/11), Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Rikwanto mengatakan, pada aksi unjuk rasa di Kemenlu, dua orang perwakilan HMI sempat diterima pejabat terkait, namun tidak ada kesepakatan sehingga pendemo membobol pagar dan masuk halaman Kantor Kemenlu, serta merusak sejumlah fasilitas.

Dia juga menjelaskan pendemo sempat berlari menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat, namun aparat kepolisian mencegah dan mengamankan 12 orang pengunjuk rasa.

Post a Comment