Semacam Pisang Goreng atau Ketela Rebus

Judul      : Kritik Tanpa Solusi (Memoar Anomali dan Teologi Zaman)
Penulis    : M Abdullah Badri
Penerbit  : Diroz Pustaka, Semarang
Tebal      : xii+392 halaman
Ukuran   : 16 x 23,5 cm
ISBN      : 978-602-77010-6-9
Cetakan  : I, Oktober 2012





Buku ini merupakan hasil kompilasi dari tulisan M. Abdullah Badri, seorang anak muda yang sangat produktif, yang selalu gelisah dengan permasalahan yang ada di masyarakat. Mulai dari suka-dukanya sebagai mahasiswa, lulus sebagai sarjana, pragmatisme kampus, minimnya kelompok kajian di kampus, perilaku mahasiswa di sekitarnya, termasuk menyebarkan ideologi dosa besar mahasiswa dan iklim kampus yang masih tetap dalam kondisi ‘menara gading’. Penulis dengan cerdas dan bernas menuliskan semua dengan tulisan yang mudah dimengerti oleh pembaca buku.  
Sejumlah 171 judul tulisan merupakan tulisan yang tidak dalam bahasa yang ‘dakik-dakik’, mengkritisi nyaris semua masalah yang ada dalam masyarakat, dari mahasiswa dengan problematika, dunia kampus, ujian nasional, kemudian tulisan yang beragam dicoba untuk dipilahkan dalam tema persoalan budaya popular dan teologi urban (menyumbang, BLT, budaya pop, pasar tradisional), nalar agama, ritual agama dan politik keberagaman, teologi perempuan dan gender kosmopolitan, filsafat dan politik teknologi, teologi politik dan kritik kekuasaan serta tema  penutup buku dan biografi kegelisahan.  
Semua tulisan merupakan ekspresi keprihatinan, bentuk kepedulian dan simpati terhadap persoalan yang ada di Negara ini, hanya sayang tidak cukup untuk membuat analisis yang kritis dan mendalam mengenai solusi yang membumi, hanya berada di langit-langit seperti pendekar yang datang dari langit, memusnahkan lawan dan kembali ke asal.    
Buku ini bisa menjadi bacaan yang menarik, tanpa mengeriyitkan kening  manakala dibaca dalam suasana yang santai dan sambil minum teh atau kopi dengan disajikan panganan lokal, semacam pisang goreng atau ketela rebus. 

Widjanarko, 
mahasiswa Program Doktor Psikologi 
Universitas Airlangga (Unair) Surabaya 

Post a Comment