Banjir di Mijen, Tenggelamkan Beberapa Gedung

Demak-WAWASANews.com
       Jebolnya tanggul Sungai Wulan, Mijen, Demak, pada Selasa malam sekitar pukul 19.00 WIB mengakibatkan jalur lalu lintas yang menghubungkan antara Kabupaten Jepara-Demak, lumpuh. 
       Hingga berita ini diturunkan (10/04), warga yang melintasi jalur Welahan ke Semarang lewat Trengguli, terpaksa putar arah lewat Kudus. Karena ditutup banjir, kawasan pekantoran yang biasa sibuk dengan aktivitas pelayanan, otomatis berhenti. Beberapa warga terlihat berdatangan untuk menyaksikan banjir yang tingginya 1-2 meter tersebut. 
       "Airnya masih terus naik, mas," ujar salah satu warga, Jamal, kepada WAWASANews. Betul nian, warga menyaksikan sendiri banjir itu meneggelamkan sejumlah hektar sawah, kantor Koramil Mijen, Bank BRI, Puskesmas, PDAM dan Gedung SD. Tidak ada kesibukan yang berarti selain warga yang terus ramai menonton dari jembatan yang lebih tinggi. Hanya beberapa personil aparat polisi dan tentara yang berjaga di sekitar area banjir, termasuk di perempatan pasar Welahan. 
       Camat Mijen, Sugiarto, menyatakan pihaknya tidak bisa berbuat banyak atas musibah yang menimpa warganya tersebut. Pasalnya, hingga kini, banjir dari kecamatanhya itu justru lebih parah menimpa warga Dleper, yang 7000 penduduknya terkena musibah banjir. (Badri)

Foto 1: 
Warga Mijen dan sekitar menonton banjir

Foto 2:
Sebuah rumah setengah tenggelam

Foto 3: 
Berdiri di atas jembatan


Foto 4:
Gedung sekolah SD Mijen 2, Tenggelam


Post a Comment