Puisi-Puisi Ahdi Popos

Puisi

Antara Palem

Di dekatku kau merayu
Di jauhku melayu
Antara palem lekat itu
Kau ajak aku mendayu
Menyingsing matahari tak lagi menyaksi
Angin di antara tebing lemba
Mengguyur palem itu
Lagi-lagi kau mengajakku berseru
Petang tak lagi mematikan penglihatanku
Api kembali membakar palem di mataku
Kau ajak aku memburu
Bersemedi hakikatnya menyepi
Tapi denganmu jadi tak sepi
Oh penguasa dunia
Aku tak ingin KAU menjauh
Bagiku memandangmu adalah perhelatan akbar yang aku tunggu
Jangan lepas aku dariMU
Karena aku tak ingin berpisah berpisah dariMU
Biar aku pandang KAU selalu
Kemudian aku ingin berjumpa denganMU

Jantung kota 2013

Jejak Setapak
Aku adalah sang kekasih
Tak usah heran dan belas kasih
Eh kalian
Aku tak butuh sanjungan
Dara dan nafasku adalah keabadian
Jalan setapak sebenarnya penyatuan
Aku butuh belas kasihMU
Aku butuh dekat denganMu
Biarkan petih dan isinya tak kau hadiahkan padaku
Karena aku tak butuh itu
Yang ku butuh KAU pandangiku
Bila tidak, aku cemburu
Jantung kota 2013

Tuhan

Tuhan bunuh iblis-iblis ini dan itu
Agar memanjaiMU aku tak selalu di ganggu
Tuhan bunuh jin-jin ini dan itu
Agar memandangiMU aku tak lagi di tipu
Tuhan hancurkan sarang-sarang ini dan itu
Agar manusiaMU tak lagi menjauh
Tuhan sinari rohku
Tuhan bila aku tak jadi budakMU
Bunuhlah aku
Tuhan, aku kekasihMU
Jantung kota 2013

Setan

Setan kau musuhku
Setan tapi kengapa aku bersahabat denganmu
Setan kau pemujaanku
Tiap hari aku panasi kamu
Setan kau kekasihku
Tapi seringkali aku mengutukmu
Setan kasian kamu
Setan aduuu manusianya yang bodoh
Setan-setan
Jantung kota 2013

Ahdi Popos, alumnus  Sanggar Conglet  PP. Al-In'Am Sumenep Madura.
Kini, Mahasiswa Ekonomi Syariah di STIS SBI Surabaya

Post a Comment