Misa Natal HMJ PA: Risiko Berani Mati Toleransi

Semarang-WAWASANews.com
Senin (24/12/12), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Perbandingan Agama (PA) IAIN Walisongo Semarang melakukan kunjungan Misa Natal. Rombongan yang berjumlah 12 mahasiswa tersebut memenuhi undangan Romo Budi ke Gereja St Fransiskus Xaverius, Kebon Dalem, Semarang Tengah. Dengan khidmat, ratusan umat menghadiri Misa Natal yang dimulai pukul 5 sore itu.
"Acara kunjungan ini sebagai aktualisasi rasa tolorensi kami kepada penganut agama lain," kata Jumantoro, Ketua HMJ PA. 
Soal toleransi, Jumantoro berpendapat bila semua bisa memaknai perbedaan, tentu saja truth claim tidak akan menjadi masalah besar yang menyulut perbedaan. “Kalau kita berbuat baik, orang tidak akan menanyakan apa agama kita," ujarnya.
Atas kunjungan tersebut, Romo Budi mengucapkan terima kasih kepada HMJ PA. "Beruntunglah ada generasi muda yang bisa memaknai perbedaan secara positif. Saya mewakili seluruh umat gereja mengucapkan terima kasih kepada teman-teman IAIN. Kehadiran anda semua sejatinya mengandung makna yang sangat berarti, bahkan kalian mengacuhkan resiko mati bersama kami jika saja ada bom pada malam ini," ucap pimpinan gereja tersebut dalam khotbahnya. (Muqsith)

1 Response to "Misa Natal HMJ PA: Risiko Berani Mati Toleransi"

  1. Ini nama nya bukan toleransi beragama,tpi sudah menjurus ke pembodohan.seharus nya sebagai mahasiswa dengan universitas yang menjunjung ke islamian mba* dan kakak tsb. Berfikr dulu dalam mengikuti bujuk rayu si pendeta.kalian mahasiswa beragama islam kan?tapi mengapa kalian mau mengikuti syarat* yng harus dipnuhi tsb. Seharusnya kalian dapat mnolak secara halus,dan jika kalian sudah menolak secara halus ttp masih dipaksa oleh si pendeta,kalian dapat mengunakn hak kalian,jelaskan apa prinsip* toleransi beragama tsb.

    ReplyDelete