Iklan

Travel Writing Rumahkayu Ke Karangsadah, Solok

WAWASANews.com
Minggu, 15 September 2013 | 08.00 WIB Last Updated 2013-09-15T01:00:28Z
WAWASANews.Com
Mejeng: Peserta Travel Writing RK di Karangdasah
(Foto: C Saputra/WAWASANews)
Rumah Kayu (RK) merupakan sebuah komunitas dari sebuah yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan, sosial, dan kewirausahaan. Sebuah lembaga yang mengutamakan azas kekeluargaan berbasis kasih sayang ini beranggotakan para penulis muda dari bermacam perguruan tinggi dan berdomisili di seluruh daerah di Sumatera Barat. RK yang berdiri sejak tahun 2013 ini, telah melahirkan beberapa penulis terbaik yang dikenal hampir di seluruh Indonesia, seperti Ade Efdira, Zelfeni Wimra, Alizar Tanjung dan beberapa penulis muda lainnya. Saat ini, RK dipimpin oleh Alizar Tanjung, seorang penulis muda yang juga sering memenangkan lomba kepenulisan tingkat nasional dan telah banyak memiliki karya-karya dari khas Minangkabau.
Saat ini, karena anggota RK yang bergiat sedang menempuh perkuliahan dan berjiwa kekeluargaan itu sangat aktif, maka setiap program yang dicanangkan itu terwujud satu demi satu, khususnya Rumahkayu Group Travel Writing to Karangsadah, Solok. RK saat ini tengah menghangat dan sering mengadakan pertemuan, baik pertemuan rutin maupun agenda bulanan. Berhubung agenda RK yang telah padat itu, maka Alizar Tanjung bersama sekretarisnya, Susi Puspita Sari berinisiatif mengajak jajarannya, mulai dari pengurus Rumahkayu Sumatera Barat hingga Rumahkayu Kota Padang yang dipimpin Dodi Saputra dan didampingi Asrival membawa segenap keluarga RK untuk  melepaskan kejenuhan, dan kepanatan agar bisa menyegarkan pikiran dan jiwa anggotanya yang telah berkontribusi dalam setiap program RK. Kesempatan kali ini diarahkan ke travel writing yang berada di Dusun Karangsadah, Kabupaten Solok dengan tema RK Refreshing and Travel Writing.
Pertemuan tersebut dilaksanakan di perkebunan teh dan perkebunan tomat dan markisah, serta ladang kol di kabupaten Solok, yaitu di sekitar rumah Alizar Tanjung, Kampung Batu Dalam, Solok. Lokasi tersebut memiliki pemandangan alam yang cukup banyak seperti deretan gunung talang, perkebunan teh, ladang bercocok tanam yang sangat sejuk. Masih banyak lagi pemandangan yang menyegarkan terhampar luas pada lokasi tersebut.
RK memanfaatkan waktu travel writing itu dengan para anggota di lokasi tersebut dengan agenda menulis catatan perjalanan seputar alam di lingkungan Karangsadah tersebut. Keindahan alam yang memukau seperti Danau Diatas dan Danau di Bawah yang penuh dengan kesejukan dan ketenteraman. Sawah membentang luas. Kebun teh menghiasi danau yang menghasilkan udara dingin dan segar di siang hari. Masih banyak lagi objek foto saat mata memandang di lokasi tersebut. Keramahtamahan para penduduk dan sambutan anak-anak sekitar karangsadah merupakan daya tarik tersendiri bagi anggota RK. Banyak masyarakat di daerah tersebut yang menjamu para tamu yang berdatangan dari luar daerah.
Sepanjang perjalanan menuju Karangsadah tersebut, anggota RK dihibur dengan pemandangan yang sangat indah, yang berada di kiri dan kanan jalan dengan hijau dan suburnya tumbuh ladang bawang, buah markisa yang menjadi ciri khas daerah Karangsadah ini juga tersedia. Pada kesempatan itu, RK juga bertemu para petani yang sangat akrab dengan topi payung dan sabit di tangan mereka. Tidak hanya itu, banyaknya perkebunan markisa yang sungguh manis rasanya merupakan jamuan yang menggoda dan mengena di hati pengunjung daerah ini.
Setiap larik ladangnya memiliki banyak tanaman, mulai dari tomat, kol, sawi, markisah, bawang, dan banyak lagi. Ini merupakan tanaman yang bisa dinikmati para RK dalam rangka refreshing saat berlibur di Gunung Talang dengan udara segar serta birunya Danau Di Atas dan Danau Di Bawah atau yang biasa disebut wisata danau kembar. Kesempatan emas ini sungguh tidak mudah untuk terlupakan, sebab juga bisa mendapatkan banyak inspirasi tulisan-tulisan yang tertuang dalam catatan perjalanan, karya fiksi, maupun karya non fiksi yang menjelma menjadi sosok cerpen, bait-bait puisi, dan karya tulis lainnya.
Waktu senja telah menyapa. Ini artinya merupakan saat yang mendukung, tentunya juga sungguh tepat bagi segenap anggota RK untuk menuangkan hasrat pada tulisan-tulisan di lembaran-lembaran kertas yang dipunyai anggota RK masing-masing. Ada yang membuat puisi, laporan perjalanan, luahan rasa senja itu, senyum tawa anak-anak yang periang dan menggemaskan. Semuanya tercurah dalam catatatan perjalanan sedari pagi hingga senja. Langit itu indah ketika dipandang di senja hari saat berada di antara sela-sela pegunungan dan pepohonan yang rimbun. Karangsadah, merupakan aset wisata Sumatera Barat yang tak tergantikan. (Cikudo Saputra)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Travel Writing Rumahkayu Ke Karangsadah, Solok

Trending Now

Iklan

Jual Flashdisk Isi Ribuan Buku Islam PDF