![]() |
| Terjemah Bahjatul Wasail. |
WAWASANews.com - Bagi para santri dan pencinta kajian fikih mazhab Syafi'i, Bahjatul Wasā'il merupakan salah satu kitab yang menarik untuk dikenali. Karya Syaikh Muhammad Nawawi Al-Bantani ini merupakan syarah atas Hujjatul Wasa'il, yang berkaitan dengan tradisi keilmuan fikih Syafi'iyah.
Kehadiran terjemahan Bahjatul Wasa'il ini memberikan kesempatan kepada pembaca Indonesia untuk mengenal kandungan karya ulama besar Nusantara tersebut dengan bahasa yang lebih mudah dipahami, tanpa harus terlebih dahulu menguasai seluruh teks Arab kitab kuning.
Baca: Terjemah Kitab Fathul Qorib (Teks Arab)
Daya tarik Bahjatul Wasa'il terletak pada fungsinya sebagai kitab penjelasan. Pembaca tidak hanya berhadapan dengan teks fikih yang singkat, tetapi diajak memahami maksud dan rincian persoalan yang dibahas. Silakan langsung download ke link di bawah ini saja!
Bagi mereka yang sedang belajar fikih, terutama dalam lingkungan pesantren, kitab semacam ini dapat menjadi pelengkap untuk memahami istilah, maksud, serta penjelasan ulama dalam tradisi mazhab Syafi'i. Dengan membaca syarah, pembahasan yang sebelumnya terasa padat dapat menjadi lebih mudah diikuti dan direnungkan.
Yang membuatnya semakin menarik, terjemahan yang ditawarkan ini hanya 24 halaman PDF. Ukurannya sangat ringkas sehingga tidak membutuhkan komitmen membaca berhari-hari untuk menyelesaikannya. Justru karena singkat, buku ini sangat cocok untuk Anda yang ingin mendapatkan tambahan wawasan keislaman di sela-sela kesibukan. File digitalnya pun praktis disimpan di HP atau komputer, sehingga dapat dibuka kapan saja ketika ingin membaca ulang atau mempelajari bagian tertentu.
Baca: Terjemah Kitab Fiqhul Manhaji
Buku ini dapat menjadi tambahan koleksi yang bermanfaat bagi santri, ustaz, guru, mahasiswa, pengajar majelis taklim, maupun masyarakat umum yang ingin mengenal khazanah fikih Syafi'iyah dan karya ulama Nusantara. Jangan menilai sebuah kitab hanya dari jumlah halamannya.
Buku yang ringkas sekalipun dapat menjadi pintu menuju khazanah ilmu yang jauh lebih luas. Terlebih lagi, karya Syaikh Nawawi Al-Bantani memiliki tempat penting dalam tradisi intelektual Islam di Nusantara dan layak dikenali oleh generasi pembaca masa kini. (wn-ab)






