![]() |
| Buku Anjuran Mendalami Ilmu Kalam. |
WAWASANews.com - Istihsanul Khaudl fil Ilmil Kalam (رسالة استحسان الخوض في علم الكلام) berarti Anjuran Mendalami Ilmu Kalam. Buku setebal 166 halaman ini merupakan kajian terhadap karya fundamental Imam Ahlussunnah wal Jama'ah, Al-Imam Abul Hasan Al-Asy'ari (w. 324 H), yang disusun oleh Kholilurrohman.
Tema utamanya adalah menjelaskan kedudukan Ilmu Kalam dalam tradisi pemikiran Ahlussunnah, sekaligus memberikan gambaran mengenai alasan mengapa pembahasan teologi diperlukan untuk memahami dan mempertahankan pokok-pokok aqidah Islam. Silakan jika langsung unduh:
Pada bagian awal, pembaca diajak mengenal Ahlussunnah wal Jama'ah, mulai dari penjelasan bahwa mereka merupakan golongan mayoritas hingga pembahasan mengenai Ahlussunnah sebagai kelompok Asy'ariyyah dan Maturidiyyah. Terdapat pula uraian tentang pernyataan-pernyataan yang berkaitan dengan kebenaran aqidah Asy'ariyyah sebagai bagian dari Ahlussunnah.
Biografi ringkas Al-Imam Abul Hasan Al-Asy'ari juga disajikan, disusul bantahan terhadap sejumlah tuduhan yang dikaitkan dengan pemikiran dan perjalanan intelektual beliau. Bagian ini menarik karena membantu pembaca memahami latar belakang tokoh sekaligus konteks lahirnya kajian Ilmu Kalam.
Baca: Terjemah Mafahim Yajib an Tushhohhah
Bab berikutnya menjadi bagian utama buku, yakni pembahasan Risalah Istihsan Al-Khaudh Fi Ilmil Kalam. Ada pembahasan yang mencakup istilah Al-Harakah, Ad-Da'ilat Tamam, Huduts Al-Alam, serta bantahan terhadap golongan yang apriori terhadap Ilmu Kalam. Intinya, buku ini berusaha menunjukkan bahwa pembahasan teologi tidak semata-mata berkaitan dengan perdebatan istilah, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk menjelaskan dasar-dasar keyakinan secara argumentatif dan sistematis.
Selain itu, buku ini mengulas urgensi Ilmu Kalam dengan mengenalkan pengertiannya, alasan mengapa Ilmu Kalam dinamakan demikian, serta perkembangan Ilmu Kalam pada periode salaf. Pembaca juga diajak melihat faedah penting dari Kitab Ushul Ad-Din karya Al-Imam Abu Manshur Al-Baghdadi, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan mengenai Ilmu Kalam terpuji dan Ilmu Kalam tercela serta kerancuan pembagian Ilmu Kalam menjadi tiga bagian.
Baca: Terjemah Devine Justice (Qadla' dan Qadar Allah)
Bagian lain yang cukup penting adalah pembahasan mengenai makna Al-Qur'an sebagai Kalam Allah, termasuk tiga golongan dalam memahami Al-Qur'an sebagai Kalam Allah dan bagaimana konsep tersebut dipahami dalam perspektif Ahlussunnah.
Walhasil, Buku Anjuran Mendalami Ilmu Kalam merupakan bacaan yang menarik bagi pembaca yang ingin mengenal dasar-dasar argumentasi teologis Ahlussunnah sekaligus memahami posisi Ilmu Kalam dalam khazanah pemikiran Islam. Bagi santri, mahasiswa, pengkaji aqidah, maupun pembaca yang ingin memperluas wawasan tentang tradisi Asy'ariyyah, buku ini dapat menjadi bahan bacaan yang layak dipelajari. Yuk download sekarang! (wn-ab)






