![]() |
| Cover Menjawab Kaum Salafi Wahabi Karya Ali Jumah. |
WAWASANews.com - Al-Mutasyaddidun Manhajuhum (المتشددون منهجهم) yang berarti Kaum Ekstremis dan Metode Mereka, diterjemahkan dengan judul Menjawab Dakwah Kaum Salafi Wahabi, merupakan buku karya Prof. Dr. Ali Jum’ah. Buku ini mengulas berbagai persoalan yang berkaitan dengan pemahaman keagamaan, pola dakwah, dan sikap sebagian kelompok yang dinilai cenderung berlebihan dalam beragama.
Edisi terjemahannya memiliki subjudul Jawaban Ilmiah terhadap Pemahaman dan Cara Dakwah Kaum Salafi-Wahabi. Secara umum, buku ini mengajak pembaca menelaah persoalan perbedaan pemahaman keislaman melalui penjelasan ilmiah, argumentasi keagamaan, serta pembahasan terhadap sejumlah praktik yang menjadi perdebatan di tengah masyarakat muslim. Jika ingin langsung download, silakan klik link di bawah ini:
Ali Jum’ah merupakan ulama asal Mesir yang dikenal luas dalam bidang fiqih dan ushul fiqih. Ia pernah menjabat sebagai Mufti Agung Mesir pada 2003–2013 dan dikenal sebagai salah satu ulama Al-Azhar yang aktif membahas persoalan keagamaan kontemporer. Latar belakang keilmuan tersebut memberi warna tersendiri pada buku ini, terutama ketika penulis membicarakan persoalan yang berkaitan dengan pemahaman terhadap dalil, tradisi keagamaan, dan cara menyampaikan ajaran Islam kepada masyarakat.
Buku ini disusun dalam 17 bab utama yang membahas beragam persoalan dakwah dan praktik keagamaan. Pembahasan dimulai dari persoalan mengenal Salafi serta perkembangan istilah Salafiyah dalam sejarah modern, termasuk hakikat mengikuti salaf menurut ulama dan tipikal kaum ekstrem kontemporer. Selanjutnya, penulis membahas sejumlah persoalan yang kerap menjadi bahan perdebatan, seperti pengingkaran terhadap madzhab fiqih empat, sikap terhadap ulama dan fatwa, pemahaman tentang bid’ah, serta cara menilai amalan yang tidak dilakukan secara persis seperti praktik pada masa Nabi Saw.
Baca: Terjemah Al-Bida' wal Muhdatsat (Ensiklopedi Bid'ah)
Selain persoalan madzhab dan bid’ah, buku ini mengulas beberapa praktik ibadah yang sering diperselisihkan, seperti tawasul kepada Nabi dan menganggapnya sebagai bentuk syirik, shalat di masjid yang terdapat makam, peringatan maulid Nabi, safar untuk ziarah ke makam Rasulullah Saw, serta berbagai amalan yang berkaitan dengan zikir, wirid, dan hizib. Pembahasan lain menyentuh persoalan berdakwah tanpa persiapan, mencampuradukkan nasihat agama dengan ilmu, perbedaan antara ulama dan penceramah, serta larangan mencaci dan mengafirkan orang lain.
Dengan ketebalan 260 halaman PDF, Menjawab Dakwah Kaum Salafi Wahabi dapat menjadi bahan bacaan bagi santri, mahasiswa, pengajar, pengurus majelis taklim, maupun pembaca umum yang ingin memahami perdebatan seputar madzhab, bid’ah, dan tradisi keagamaan. Walhasil, pembaca dapat menjadikannya sebagai salah satu rujukan untuk memperluas wawasan tentang dinamika pemikiran Islam, dengan tetap membandingkan argumen yang disampaikan dengan sumber-sumber keilmuan lainnya. Yuk download sekarang! (wn-ab)






