![]() |
| Cover Terjemah Nadham Ibnu Imad. |
WAWASANews.com - Kitab Nadhom Ibnu Imad (نَظْمُ ابْنِ عِمَادٍ فِي النَّجَاسَةِ الْمَعْفُوِّ عَنْهَا) merupakan karya berbentuk nadham yang membahas najis-najis yang dimaafkan dalam fiqih madzhab Syafi’i. Naskah ringkas setebal 15 halaman PDF ini disajikan dengan judul terjemahan 51 Najis Ma’fu Anhu (Yang Dimaafkan/Ditolerir). Nama Ibnu Imad adalah Imam Ibnu Al-Imad Al-Mishri Asy-Syafi’i.
Kitab ini menguraikan jenis najis yang keberadaannya mendapat toleransi berdasarkan ketentuan fiqih, sehingga tidak selalu menghalangi keabsahan ibadah. Pembahasan berpusat pada konsep najis ma’fu anhu, yaitu najis yang dimaafkan atau ditoleransi. Pasalnya, tidak setiap najis memiliki ketentuan hukum yang sama; ada najis yang wajib dihilangkan, tetapi ada pula yang dimaafkan karena jumlahnya sedikit, sulit dihindari, atau terdapat alasan tertentu yang diakui dalam pembahasan fiqih. Silakan download via link di bawah ini:
Disebutkan bahwa jumlah najis yang dimaafkan pernah dihitung berbeda oleh para ulama: ada yang menyebut 66, ada pula yang menyebut 70, sedangkan pendapat yang dinyatakan mu’tamad dalam pembahasan tersebut berjumlah 51. Nadham ini membantu pembaca mengenali rincian masalah itu melalui susunan yang ringkas.
Pada bagian awal disebutkan darah dalam jumlah sedikit yang berasal dari manusia atau selain anjing dan babi. Berikutnya dibahas darah dan nanah dari luka, dengan keterangan mengenai jumlah, asal, serta keadaan yang menentukan apakah najis tersebut termasuk kategori yang dimaafkan. Ada pula pembahasan tentang darah bisul atau luka, serta kotoran yang muncul dari tubuh dengan ketentuan tertentu.
Baca: Terjemah Asraruth Thaharah Ihya' Al-Ghazali
Pada bagian berikutnya, daftar nadham mencakup persoalan najis yang berkaitan dengan benda dan pemanfaatannya. Di antaranya ialah jual beli batu bata yang bahan pembuatannya berasal dari kotoran hewan, pembangunan masjid menggunakan batu bata semacam itu, serta penggunaan bejana atau wadah yang dibuat dari bahan yang berasal dari kotoran hewan.
Terjemah Ibnu Imad ini juga menyinggung persoalan air kencing dan keadaan tertentu yang berkaitan dengan najis pada tubuh atau pakaian. Setiap masalah dipaparkan sebagai bagian dari daftar najis yang ditoleransi, dengan penjelasan berbahasa Indonesia yang menyertai teks Arab. Karena bentuknya nadham, urutan materi mengikuti rangkaian bait dan penjelasannya.
Baca: Terjemah Ahkamul Jana'iz Karya Al-Albani
Kitab 51 Najis Ma’fu Anhu (Yang Dimaafkan/Ditolerir) cocok dibaca oleh santri, pelajar madrasah, pengajar fiqih, serta pembaca yang ingin mendalami pembahasan thaharah dalam madzhab Syafi’i. Jika ingin mempelajari daftar 51 najis tersebut secara ringkas, yuk download sekarang! (wn-ab)






