![]() |
| Cover Terjemah Risalah Ahlussunnah wal Jamaah. |
WAWASANews.com - Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah (رسالة أهل السنة والجماعة) merupakan salah satu karya penting Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari yang membahas persoalan keagamaan masyarakat muslim Nusantara, khususnya berkaitan dengan pemahaman Ahlussunnah wal Jama’ah. Buku setebal 189 halaman PDF ini diterjemahkan dan diedit oleh Bahrudin Achmad, serta dilengkapi teks Arab bersyakal.
Dalam pengantarnya dijelaskan bahwa penulisan kitab ini memiliki latar belakang munculnya berbagai pandangan keagamaan yang saling berseberangan pada masa itu. Karena itu, risalah ini menjadi salah satu upaya intelektual KH. Hasyim Asy’ari dalam memberikan penjelasan mengenai prinsip keberagamaan yang menurut beliau perlu dipertahankan oleh masyarakat muslim. Silakan download via link di bawah ini:
- Download Terjemah Risalah Ahlussunnah Wal Jama'ah KH. Hasyim Asyari, atau
- Download Terjemah Risalah Ahlussunnah wal Jama'ah Link Ke-2
Pembahasan kitab ini tidak berhenti pada pengertian Ahlussunnah wal Jama’ah secara umum, tetapi juga menguraikan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan tradisi keagamaan masyarakat. Pada bagian awal, KH. Hasyim Asy’ari menjelaskan makna sunnah dan bid’ah, kemudian menguraikan kondisi keagamaan masyarakat Jawa sebelum dan sesudah tahun 1330 H.
Salah satu pokok yang mendapat perhatian adalah pentingnya mengikuti ulama salaf, memahami makna sawad al-a’dzam, serta kewajiban bermadzhab bagi orang yang belum memiliki kemampuan berijtihad. Dengan demikian, pembaca akan menemukan pembahasan mengenai bagaimana tradisi keilmuan dan praktik keberagamaan ditempatkan dalam kerangka pemahaman Ahlussunnah wal Jama’ah.
Selain itu, risalah ini membahas sejumlah persoalan yang sangat dekat dengan perdebatan keagamaan. Di antaranya adalah kehati-hatian dalam mengambil ajaran agama, larangan mengikuti ahli bid’ah dan kaum munafiq, pembahasan mengenai hadits-hadits yang berkaitan dengan bid’ah serta tanda-tanda akhir zaman, dan persoalan kebebasan orang awam dalam memilih atau mengikuti pendapat keagamaan.
Baca: Terjemah Dalilul Kabir Ar-Rassi
KH. Hasyim Asy’ari juga memberikan perhatian terhadap praktik keagamaan masyarakat tradisional seperti penggunaan tasbih, membaca Al-Fatihah untuk mayit, dan bersedekah untuk mayit. Menurut uraian penerjemah, persoalan tersebut dibahas dengan mempertimbangkan dalil dan kaidah dalam menilai suatu perbuatan, sehingga pembaca diajak memahami terlebih dahulu kedudukan sebuah amalan sebelum memberikan penilaian.
Intinya, kitab ini juga memuat pembahasan mengenai perpecahan umat Islam menjadi berbagai golongan, termasuk penjelasan tentang kelompok Ahlussunnah wal Jama’ah di antara berbagai kelompok tersebut. Pada bagian lain dibahas tanda-tanda semakin dekatnya hari kiamat serta hadits-hadits mengenai keadaan orang yang telah meninggal yang dapat mendengar dan berkata-kata.
Kitab ini juga mengurai penjelasan mengenai cara menilai sebuah perbuatan, yakni dengan mempertimbangkan landasan agama, kesesuaiannya dengan kaidah hukum, serta penilaian para ulama. Bagi pembaca yang ingin memahami pemikiran Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari tentang Ahlussunnah wal Jama’ah, tradisi bermadzhab, bid’ah, persatuan umat, serta berbagai amalan keagamaan masyarakat tradisional, Risalah Ahlussunnah Wal Jama’ah ini layak menjadi bahan kajian.
Baca: Terjemah I'tiqod Ahlussunnah fis Shahabat
Buku ini menarik dibaca untuk melihat bagaimana KH. Hasyim Asy’ari memberikan landasan keagamaan terhadap tradisi dan corak keberagamaan Ahlussunnah wal Jama’ah di Nusantara. Yuk download sekarang dan pelajari risalah penting Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy’ari ini! (wn-ab)






