![]() |
| Cover Terjemah Dzammul Hawa Karya Ibnul Jauzi. |
WAWASANews.com - Dzammul Hawa (ذَمُّ الْهَوَى) yang berarti Celaan terhadap Hawa Nafsu merupakan karya Imam Abul Faraj Abdurrahman bin Ali bin Muhammad Al-Jauzi (Ibnul Jauzi). Dalam edisi terjemahan bahasa Indonesia, buku ini diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar dengan judul Dzammul Hawa: Melepaskan Diri dari Belenggu Hawa Nafsu.
Buku setebal 667 halaman PDF ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Masturi Irham dan Malik Supar. Karya ini mengulas persoalan hawa nafsu, cinta, dan gejolak jiwa manusia dengan merujuk pada dalil-dalil agama, nasihat para ulama, serta kisah-kisah yang sarat pelajaran. Silakan download via link di bawah ini:
Secara umum, Dzammul Hawa membahas bagaimana hawa nafsu dapat memengaruhi pikiran, perasaan, keputusan, dan perilaku manusia. Ibnul Jauzi menguraikan berbagai bentuk godaan jiwa, mulai dari kecenderungan mengikuti syahwat, kebiasaan memandang sesuatu yang diharamkan, hingga perasaan cinta yang berlebihan dan sulit dikendalikan.
Dorongan hawa nafsu seringkali tampak menyenangkan pada awalnya, tetapi dapat menyeret seseorang menuju kelalaian dan perbuatan yang merugikan dirinya sendiri. Melalui ayat-ayat Al-Qur’an, hadits, nasihat, dan kisah-kisah kehidupan, penulis mengajak pembaca mengenali sumber kelemahan diri, menjaga hati, serta melatih jiwa agar tetap berada dalam tuntunan agama.
Buku ini terdiri atas 50 bab yang membahas persoalan hawa nafsu dari berbagai sudut pandang. Pada bagian awal, Ibnul Jauzi menguraikan kedudukan akal, keutamaan mengendalikan syahwat, cara melawan dan mengevaluasi hawa nafsu, serta pentingnya kesabaran dalam menghadapi godaan.
Baca: Terjemah Bustanul Wa'idzin Karya Ibnul Jauzi
Pembahasan kemudian beralih pada perkara-perkara yang dapat merusak hati dan hal-hal yang membantu membersihkan serta memperbaikinya. Sejumlah bab juga memberikan perhatian pada pengendalian pandangan, bahaya memandang sesuatu yang diharamkan, fitnah, tipu daya setan, dan dampak buruk kemaksiatan.
Pada bagian selanjutnya, pembahasan banyak menyoroti persoalan cinta dan asmara, termasuk penyebab munculnya cinta, perkembangan perasaan, kerinduan, serta berbagai keadaan yang dapat timbul ketika seseorang tidak mampu mengendalikan perasaannya.
Ibnul Jauzi juga menghadirkan kisah-kisah cinta dari berbagai tokoh, uraian mengenai akibat buruk cinta yang berlebihan, serta pembahasan tentang orang-orang yang mengambil keputusan berbahaya karena dorongan asmara. Selain itu, terdapat pembahasan mengenai cara mengobati cinta, dorongan untuk bertobat dan memohon ampunan, keutamaan mengingat Allah, serta kumpulan pesan dan nasihat sebagai penutup.
Baca: Terjemah Al-Kalimut Thayyib Ibnu Taimiyah
Membaca Dzammul Hawa dapat membantu pembaca mengenali berbagai bentuk godaan batin, memahami akibat mengikuti hawa nafsu tanpa pertimbangan, dan menemukan bahan renungan untuk memperbaiki perilaku. Buku ini cocok bagi santri, ustadz, pengajar agama, penceramah, serta pembaca umum yang tertarik pada kajian akhlak, penyucian jiwa, dan pemikiran ulama klasik. Yuk download sekarang! (wn-ab)






