![]() |
| Cover Terjemah Hakikat Shiyam Karya Ibnu Taimiyah. |
WAWASANews.com - Hakikatus Shiyam (حَقِيقَةُ الصِّيَامِ), yang berarti Hakikat Puasa, merupakan karya Ibnu Taimiyah. Buku setebal 135 halaman PDF ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Hakikat Shiyam. Edisi yang beredar diterbitkan Pustaka At-Tibyan pada sampulnya. Silakan jika langsung ingin download, via link di bawah ini:
Secara umum, Hakikat Shiyam menguraikan ketentuan puasa melalui pembahasan dalil, penjelasan hadits, dan pandangan hukum Islam. Ibnu Taimiyah menaruh perhatian pada persoalan yang kerap menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat, mulai dari hukum orang yang sengaja membatalkan puasa, orang yang makan atau minum karena lupa, hingga tindakan medis dan berbagai kondisi tubuh yang berkaitan dengan sah atau batalnya puasa.
Pembahasan utama awal buu mengulas sejumlah pasal tentang hal-hal yang membatalkan puasa dan perkara yang tidak membatalkannya. Di antaranya, hukum mengeluarkan air mani ketika berpuasa, muntah yang disengaja maupun tidak disengaja, berbekam, serta hukum berwudhu karena mengeluarkan darah. Buku ini juga membahas hadits dhaif yang tidak dicantumkan oleh penulis dan bantahan terhadapnya. Selanjutnya, terdapat pembahasan tentang hadits mengenai perintah Rasulullah Saw kepada orang yang membatalkan puasa untuk mengqadha ibadahnya, termasuk persoalan orang yang bersetubuh pada bulan Ramadhan karena lupa dan orang yang berbuka karena lupa.
Baca: Kumpulan Terjemah Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Pada bagian berikutnya, buku ini membicarakan hukum cek, injeksi, operasi, dan tindakan medis bagi orang yang sedang berpuasa. Pembahasan lain mencakup mani, madzi, dan wadi; kisah Aisyah yang mengingkari orang yang berbekam; hukum berwudhu karena menyentuh wanita atau memegang kemaluan; serta hukum mengerjakan shalat di kandang kambing dan larangan mengerjakan shalat di kandang unta.
Terdapat pula pembahasan mengenai penerapan qiyas ketika tidak ditemukan petunjuk syariat tentang suatu persoalan, larangan puasa wishal, jenis-jenis zat yang keluar dari tubuh manusia, serta pendapat ulama tentang hukum berbekam bagi orang yang berpuasa. Menjelang bagian akhir, pembaca akan menemukan pembahasan mengenai Rasulullah Saw yang berbekam ketika berpuasa, kekeliruan penulis dalam memasukkan sebuah hadits, serta soal dan jawaban yang berkaitan dengan sejumlah persoalan puasa.
Baca: Kumpulan Terjemah Karya Dr. Yusuf Al-Qardhawi
Membaca Hakikat Shiyam dapat membantu pembaca memahami persoalan puasa Ramadhan secara lebih terperinci, terutama ketika menghadapi keadaan yang tidak dibahas secara mendalam dalam buku panduan puasa dasar. Buku ini cocok bagi santri, mahasiswa ilmu syariat, pengajar fiqih, pengkaji hadits, dan masyarakat umum. Yuk download Hakikat Shiyam sekarang! (wn-ab)






