![]() |
| Cover Terjemah Madarijus Salikin. |
WAWASANews.com - Madarijus Salikin (مَدَارِجُ السَّالِكِينَ) yang berarti Tangga-Tangga Perjalanan Para Penempuh Jalan Menuju Allah merupakan karya Imam Syamsuddin Abu Abdillah Muhammad bin Abi Bakr bin Ayyub bin Sa’d Az-Zur’i Ad-Dimasyqi, yang lebih dikenal sebagai Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. Dalam edisi bahasa Indonesia, buku ini diterbitkan oleh Pustaka Al-Kautsar dengan judul Madarijus-Salikin: Penjabaran Kongkrit Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’in.
Buku setebal 502 halaman PDF ini diterjemahkan oleh Kathur Suhardi, sedangkan naskah aslinya berjudul Madarijus-Salikin baina Manazili Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’in. Karya ini membahas perjalanan spiritual seorang hamba dalam mengabdi kepada Allah, dengan menguraikan makna ibadah dan permohonan pertolongan sebagaimana terkandung dalam Surah Al-Fatihah. Silakan download via link di bawah ini:
- Download Terjemah Madarijus Salikin Karya Ibnul Qayyim (Link 01)
- Download Terjemah Madarijus Salikin Karya Ibnul Qayyim (Link 02)
Secara umum, Madarijus Salikin merupakan kitab yang mengupas tahapan-tahapan perjalanan rohani menuju Allah melalui pembinaan akidah, ibadah, akhlak, dan keadaan hati. Ibnul Qayyim mengembangkan pembahasan berdasarkan kandungan ayat Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, yang berarti hanya kepada-Mu kami menyembah dan hanya kepada-Mu kami memohon pertolongan.
Penghambaan kepada Allah memang memerlukan pemahaman yang benar, keikhlasan, kesungguhan dalam beramal, dan usaha membersihkan hati dari berbagai penyakit. Buku ini menjelaskan beragam keadaan spiritual yang perlu dikenali oleh seorang muslim, mulai dari pertobatan dan kesabaran hingga tawakal, rasa syukur, cinta kepada Allah, dan kerinduan untuk mendekat kepada-Nya. Uraiannya juga mengajak pembaca memahami hubungan antara ilmu, amal, dan perjalanan batin dalam kehidupan beragama.
Baca: Terjemah Hikmatul Ibtila' (Kenapa Aku Diuji) Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Buku ini dibagi menjadi tiga bagian utama yang membahas penjabaran makna penghambaan kepada Allah dan tahapan-tahapan yang dilalui seorang hamba. Bagian pertama menguraikan kandungan Surah Al-Fatihah, makna tauhid, hakikat ibadah, serta hubungan antara penghambaan dan permohonan pertolongan kepada Allah. Pembahasannya kemudian berlanjut pada pertobatan, pengakuan atas kesalahan, istighfar, dan berbagai keadaan hati yang berkaitan dengan perjalanan kembali kepada Allah. Pada bagian ini, Ibnul Qayyim juga membahas penyesalan, ketakutan kepada Allah, harapan, keikhlasan, dan kesungguhan dalam memperbaiki diri.
Bagian kedua dan ketiga memperluas pembahasan mengenai berbagai tingkatan dan keadaan rohani yang dialami oleh para penempuh jalan menuju Allah. Uraiannya mencakup zuhud, wara’, tawakal, keyakinan, kesabaran, ridha, syukur, malu, kejujuran, kerendahan hati, serta keteguhan dalam menjalankan ketaatan. Selain itu, Ibnul Qayyim membahas dzikir, kefakiran di hadapan Allah, ihsan, ilmu, hikmah, ketenteraman jiwa, dan berbagai keadaan batin lainnya. Pembahasan kemudian berlanjut pada cinta kepada Allah, kerinduan, perhatian hati, waktu, kejernihan batin, dan sejumlah istilah spiritual yang digunakan dalam tradisi keilmuan Islam.
Baca: Terjemah Zadul Ma'ad (7 Jilid) Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Membaca Madarijus-Salikin: Penjabaran Kongkrit Iyyaka Na’budu wa Iyyaka Nasta’in dapat memperdalam pemahaman tentang makna ibadah, membantu mengenali keadaan hati, serta memperkaya wawasan mengenai konsep penyucian jiwa dalam khazanah ulama klasik. Buku ini cocok bagi santri, ustadz, pengajar agama, penceramah, mahasiswa studi Islam, dan pembaca yang ingin mendalami kajian tasawuf serta pembinaan akhlak berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Yuk download sekarang! (wn-ab)






