![]() |
| Terjemah Syifa'ul Alil (Ulasan Tuntas Masalah Takdir). |
WAWASANews.com - Syifa’ul Alil Fi Masailil Qadha’ wal Qadar wal Hikmah wat Ta’lil (شفاء العليل في مسائل القضاء والقدر والحكمة والتعليل) merupakan karya Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah, ulama besar yang wafat pada 751 H. Judul kitab ini dapat diartikan sebagai Penyembuh bagi Orang yang Dilanda Keraguan tentang Persoalan Qadha dan Qadar, Hikmah, serta Alasan di Balik Ketetapan Allah.
Dalam edisi bahasa Indonesia, buku ini diterbitkan dengan judul Qadha’ dan Qadar: Ulasan Tuntas Masalah Takdir. Terjemahannya dikerjakan oleh Abdul Ghaffar, dan diterbitkan oleh Pustaka Azzam. Buku ini tersedia dalam format PDF sebanyak 693 halaman. Lumayan tebal. Silakan download via link di bawah ini:
Secara umum, Syifa’ul Alil membahas salah satu pokok penting dalam akidah Islam, yaitu iman kepada qadha dan qadar, sekaligus persoalan hikmah Allah dalam penciptaan dan penetapan takdir. Ibnul Qayyim menguraikan berbagai dalil dari Al-Qur’an dan hadits, menjelaskan tingkatan takdir, serta membicarakan hubungan antara ketetapan Allah dan perbuatan manusia.
Sejak dahulu, persoalan takdir menjadi bahan perdebatan di kalangan umat Islam, terutama ketika membahas kebebasan manusia, kehendak Allah, hidayah, kesesatan, dan tanggung jawab atas perbuatan. Melalui kitab ini, Ibnul Qayyim menghimpun berbagai persoalan tersebut, memaparkan pandangan yang berbeda, serta menyampaikan argumentasi untuk menjelaskan pemahaman yang menurutnya sesuai dengan Al-Qur’an, Sunnah, dan pandangan ulama salaf.
Kitab ini disusun dalam 33 bab yang membahas persoalan qadha dan qadar secara terperinci. Pada bagian awal, Ibnul Qayyim menguraikan penetapan takdir sebelum penciptaan langit dan bumi, ketetapan mengenai kehidupan manusia, serta pembahasan tentang takdir yang berkaitan dengan janin dalam kandungan dan malam Lailatul Qadar. Ia juga menjelaskan tingkatan-tingkatan takdir, termasuk penulisan, kehendak Allah, dan penciptaan perbuatan.
Baca: Terjemah Ad-Da' wad Dawa' (Jangan Dekati Zina) Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Selain itu, dibahas pula persoalan apakah takdir yang telah ditetapkan berarti manusia tidak perlu berusaha. Pembahasan tersebut disertai penjelasan terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dan hadits yang berkaitan dengan takdir, sehingga pembaca dapat mengikuti bagaimana penulis membangun argumentasinya dalam menjelaskan persoalan ini.
Pada bagian berikutnya, pembahasan berkembang ke persoalan hidayah dan kesesatan, kehendak manusia, serta hubungan antara takdir dan tanggung jawab atas perbuatan. Ibnul Qayyim juga mengulas perbedaan pandangan antara kelompok yang menekankan keterpaksaan manusia dalam bertindak dan kelompok yang membahas kebebasan manusia dalam kaitannya dengan takdir.
Persoalan hikmah Allah dalam penciptaan dan perintah-Nya pun mendapat perhatian tersendiri, termasuk tanggapan terhadap argumentasi pihak yang menolak adanya hikmah dalam ketetapan Allah. Di bagian-bagian akhir, kitab ini membahas iman terhadap takdir baik dan buruk, hubungan takdir dengan tauhid dan keadilan Allah, makna ridha terhadap ketetapan-Nya, serta kaitan antara fitrah manusia dan takdir.
Baca: Terjemah Hikmatul Ibtila' (Kenapa Aku Diuji) Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Membaca Qadha’ dan Qadar: Ulasan Tuntas Masalah Takdir dapat memperluas pemahaman tentang salah satu pokok akidah yang penting sekaligus membantu pembaca mengenali sejarah perdebatan teologis dalam Islam. Buku ini cocok bagi santri tingkat lanjut, ustadz, mahasiswa ilmu akidah, peneliti pemikiran Islam, serta pembaca yang ingin mendalami karya-karya klasik Ibnul Qayyim. Yuk download sekarang! (wn-ab)






