Iklan

1500 Nasi Bungkus Tiap Hari Untuk Korban Banjir

WAWASANews.com
Senin, 27 Januari 2014 | 23.51 WIB Last Updated 2014-01-27T16:51:48Z
Semarang-WAWASANews.Com
Memasak Untuk Korban Banjir
(WAWASANews.Com/Sahan)
Banjir yang menggenangi wilayah Kelurahan Tanjung Mas sejak Kamis (23/1) lalu perlahan mulai surut. Senin (27/1), akses menuju pelabuhan melewati Jalan Ronggowarsito, saat ini telah banyak dilalui motor, mobil dan truk pengangkut. Aktifitas masyarakat yang beberapa waktu lalu sempat mandeg saat ini pelan-pelan mulai berjalan kembali.
Padahal beberapa hari lalu tepatnya mulai Kamis, sebagian pemukiman warga di Kelurahan Tanjung Mas tergenangi banjir hingga pusar orang dewasa. Begitu juga dengan kantor kelurahan, pada Minggu (26/1), air hujan masih meluber dan menggenangi lantai satu kantor Kelurahan Tanjung Mas.
“Hari Minggu, meskipun banjir mencapai semata kaki kami tetap melakukan pelayanan administrasi kepada masyarakat. Pelayanan yang bersifat darurat misalnya butuh surat untuk sakit, orang meninggal dunia tentu tidak dapat begitu saja kami tinggalkan meskipun dalam keadaan banjir,” jelas  Mardiyono, Lurah Tanjung Mas.
Aktifitas seperti dapur umum juga sengaja dilanjutkan demi memberikan kemudahan bagi warga untuk memenuhi kebutuhan konsumsi. Yaitu digerakan oleh ibu-ibu PKK dan dibantu oleh para personel Bekangdam (Pembekalan Angkutan Kodam) IV Diponegoro sejak Sabtu lalu, setidaknya dalam sehari kebutuhan untuk membuat nasi bungkus harus dipenuhi minimal 1.5 ribu bungkus bagi masyarakat.
Mardiyono bahkan mengatakan tiga ribu nasi bungkus dibuat bagi warga ketika banjir mengalami puncak pada Sabtu siang lalu.
“Kelurahan kami ini termasuk wilayah padat penduduk dan merupakan kelurahan terbesar se-Kota Semarang. Dan banjir menggenangi beberapa wilayah di RW 1-11. Sementara untuk RW 12-16 memang aman. Namun karena banjir sudah menjangkau banyak wilayah maka kami memutuskan untuk mendatangkan tenaga dari Kodam,” ujarnya.
Bahan-bahan logistik didapat dari Pemkot, beberapa pabrik di wilayah pelabuhan. Wali Kota Semarang beberapa waktu lalu juga menyempatkan untuk berkunjung dan melihat-lihat dapur umum di kelurahan dengan jumlah penduduk mencapai 32 ribu jiwa. (Sahan)
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • 1500 Nasi Bungkus Tiap Hari Untuk Korban Banjir

Trending Now

Iklan

Jual Flashdisk Isi Ribuan Buku Islam PDF