Iklan

Cegah Penyakit Stroke Sedini Mungkin

WAWASANews.com
Selasa, 28 Januari 2014 | 01.47 WIB Last Updated 2014-01-27T18:51:11Z
Cacat Mulut: Akibat Peyakit Stroke
Stroke adalah jenis penyakit nomor tiga paling membunuh di Amerika Serikat. Orang yang terkena stroke, sekarang populer dengan sebutan “serangan stroke” -mengikuti istilah “serangan jantung”, akan mengalami gangguan iangatan, kesulitan bicara atau hingga mengalami kelumpuhan separo badan atau bagian tubuh tertentu.

Ini disebabkan karena pasokan aliran darah ke dalam suatu syaraf tertentu dalam otak terganggu atau bahkan mati. Stroke terjadi ketika cabang pembuluh darah menuju otak terganggu oleh emboli, yang berupa kolesterol atau udara.

Ada dua macam penyakit stroke yang umum terjadi. Stroke ringan dan stroke berat.

Stroke ringan, dalam sebuah penelitian di Korea, disebut-sebut sangat rentan dialami oleh kaum pria hingga mencapai 75,2%. Stroke ringan terjadi karena ada penyumbatan dalam aliran pembuluh darah arteri menuju otak. Kaum pria potensial mengalami stroke ringan karena mereka adalah konsumen besar alkohol, rokok dan kopi. Gejala stroke ringan yang mudah dideteksi adalah munculnya tekanan darah tinggi (hipertensi).

Sementara stroke berat terjadi ketika pembuluh darah itu pecah sehingga menghambat mengalirnya darah menuju otak. Kalau sudah pecah, yang terjadi kemudian adalah merembesnya darah normal ke bagian-bagian otak. Suplai darah berhenti. Faktanya, kondisi stroke seperti ini kebanyakan dialami oleh penderita hipertensi atau darah tinggi. Angkanya mencapai 80 persen. Hmm…

Data sebuah lembaga penelitian kesehatan di Jakarta menyajikan bahwa penyakit stroke di Indonesia tercatat telah terjadi 500.000 kasus pada tahun 2012. Dan, 12.500 diantaranya menjadi penyebab meninggalnya pasien. Sementara sisa lainnya mengalam cacat (ringan dan berat). Yang paling banyak cacat di bagian kaki (pincang jalan) dan mulut (perot).

Berikut ini adalah beberapa tanda yang bisa jadi merupakan gejala awal terjadinya serangan stroke:
  1. Mendadak sulit bicara, sulit mengerti, gampang bingung.
  2. Terasa ada yang bebal di muka, kehilangan rasa pada bagian tubuh tertentu, misal kaki, tangan, atau muka.
  3. Mata mendadak mengalami kabur penglihatan.
  4. Mendadak sulit berjalan, terhuyung, hilang keseimbangan tubuh.
  5. Mendadak sering pusing di kepala tanpa sebab yang jelas.
  6. Hilang kesadaran secara mendadak, pingsan. Terjadinya sering.
Bila Anda mengalami hal yang demikian, maka harus segera melakukan langkah pencegahan stroke mulai sekarang. Beberapa hal yang perlu Anda lakukan untuk mencegah terjadinya stroke di kemudian hari, antara lain:
  1. Stop Kebiasaan Merokok dan Konsumsi Alkohol. Rokok merupakan kumpulan zat adiktif yang memicu terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Begitu juga dengan minuman beralkohol.
  2. Kendalikan Penyakit Jantung. Detak jantung yang tidak teratur ternyata meningkatkan risiko hipertensi.
  3. Periksakan Tensi Darah Secara Rutin. Anda bisa memantau tekanan darah secara teratur bila periksanya juga teratur. Jika tekanan darah tinggi, Anda harus mengonsumsi racikan obat herbal yang bagus.
  4. Kurangi Garam dan Kopi. Ini bisa menyebabkan tekanan darah naik drastis.
  5. Jangan Makan Daging Kambing. Ini jika Anda sudah terindikasi stroke ringan.
  6. Idealkan Berat Badan. Bila terlalu gendut/gemuk, tekanan darah bisa naik.
  7. Olahraga Teratur. Inilah yang bisa dilakukan di pagi hari sebelum berangkat kerja. Anda yang terlalu sibuk, jarang olahraga, harus meluangkan waktu untuk sekadar bermain futsal atau badminton, atau jenis olahraga lain sesuai hobi.
Semoga artikel kesehatan ini membantu!
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Cegah Penyakit Stroke Sedini Mungkin

Trending Now

Iklan

Jual Flashdisk Isi Ribuan Buku Islam PDF