![]() |
| Terjemah Tabyinul Ishlah Li Muridin Nikah. |
WAWASANews.com - Bagi siapa saja yang sedang mempersiapkan diri menuju pernikahan, atau sudah berumah tangga tetapi ingin memahami kembali berbagai ketentuan fikih pernikahan, Terjemah dan Ringkasan Tabyinul Ishlah Li Muridin Nikah merupakan bacaan yang sangat layak untuk dimiliki. Karya Syaikh Ahmad Rifa'i ini membahas persoalan pernikahan secara cukup luas, mulai dari pengertian dan hukum nikah hingga berbagai persoalan yang muncul setelah akad.
Pada bagian awal, pembaca diajak memahami definisi dan hukum nikah, kemudian masuk ke persoalan yang sangat penting sebelum pernikahan, yaitu melihat calon pasangan dan batasan-batasan yang berkaitan dengan pandangan antara laki-laki dan perempuan. Download langsung via link di bawah ini:
Pembahasannya cukup detail, mencakup hukum melihat calon istri sebelum khitbah, melihat laki-laki lain, melihat sesama wanita dan laki-laki, batas aurat, batas antara pusar dan lutut, hingga berbagai persoalan sentuhan, berjabat tangan, dan berhias. Bagi calon pengantin, pembahasan seperti ini dapat menjadi bekal agar proses menuju pernikahan tidak hanya didasarkan pada perasaan, tetapi juga mengetahui adab dan batasan syariat.
Bagian yang sangat penting berikutnya adalah pembahasan rukun dan syarat nikah. Di dalamnya dibahas rukun nikah, syarat calon mempelai, wali, wali mujbir, wali hakim, wali tahkim, berbagai kondisi wali, syarat saksi, ijab kabul, jumlah wanita yang haram dinikahi, hukum menikahi wanita yang memiliki hubungan persusuan, hingga persoalan nikah sedarah dan penolakan terhadap pasangan.
Baca: Terjemah Kitab Syarah Uqudulujain
Tidak berhenti pada akad, kitab ini juga membahas berbagai persoalan yang dapat terjadi dalam perjalanan rumah tangga, termasuk talak, ila’, dhihar, qadzaf, li’an, dan iddah. Pembahasan talak mencakup berbagai bentuk dan kondisi, termasuk talak raj’i, talak dengan insya Allah, talak menggunakan angka atau jumlah, hingga pembagian hukum talak.
Sementara itu, pembahasan iddah menguraikan hukum dan macam-macamnya. Materi tersebut penting karena perceraian dalam fikih bukan sekadar persoalan "putusnya hubungan", tetapi memiliki konsekuensi hukum yang harus dipahami dengan benar agar tidak terjadi tindakan gegabah yang justru menimbulkan masalah baru.
Dengan ketebalan 152 halaman PDF, Tabyinul Ishlah Li Muridin Nikah tergolong cukup ringkas tetapi memuat cakupan persoalan pernikahan yang sangat luas. Buku ini cocok dibaca sebelum menikah, setelah menikah, maupun dijadikan bahan kajian bagi santri dan masyarakat yang ingin memahami fikih munakahat. (wn-ab)






