![]() |
| Terjemah Nasha'ihul Ibad. |
WAWASANews.com - Terjemah Kitab Nasho'ihul Ibad yang ditulis oleh Syaikh Nawawi Umar Al-Bantani adalah bacaan menarik bagi siapa saja yang ingin memperkaya diri dengan nasihat, hikmah, dan renungan keagamaan. Buku terjemah yang hadir dalam 2 jilid ini menyajikan pembahasan yang dikemas melalui rangkaian nasihat singkat tetapi sarat makna.
Salah satu ciri menarik buku ini adalah pola pembahasannya yang menggunakan angka dan perbandingan untuk memudahkan pembaca menangkap pesan yang disampaikan. Misalnya terdapat tema “Dua Hal yang Sangat Utama,” “Dua Kemuliaan,” “Dua Kesedihan,” “Dua Pencarian,” “Dua Sikap Orang Mulia dan Bijaksana,” serta “Dua Dasar Kemaksiatan.”
Baca: Terjemah Kitab Nasha'ihud Diniyah (2 Jilid)
Ada pula pembahasan tentang dua jenis tangisan, dua jenis dosa, dua aktivitas utama, dua kerusakan, dua nasihat tentang nafsu dan sabar, pengendalian akal, serta keuntungan menjauhi keharaman. Penyajian seperti ini membuat pembaca tidak mudah kehilangan fokus, sementara setiap tema dapat menjadi bahan muhasabah untuk melihat kembali pilihan dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Download segera via link di bawah ini:
Nasho'ihul Ibad juga menghadirkan tema-tema seperti “Empat Musibah yang Dirasakan Membawa Nikmat,” “Empat Intisari dari 4000 Hadits,” “Empat Kelebihan Nabi Yahya,” “Empat Penentu Tegaknya Agama dan Dunia,” hingga “Empat Hujah Allah.” Ada juga pembahasan tentang anugerah bagi orang yang berbuat dosa dan berbagai cara untuk meraih surga.
Yang membuat buku ini semakin layak direnungkan adalah hadirnya tema-tema yang sangat dekat dengan perjuangan mengendalikan diri. Misalnya tentang empat perkara yang menjadi tempat berkumpulnya perkara-perkara lain, empat hal yang sedikitnya terasa banyak, empat kenikmatan yang hakikatnya hanya bisa dirasakan oleh golongan tertentu, empat cara pemberian pahala, empat perampas yang pasti datang, empat kesibukan beserta konsekuensinya, serta empat amalan yang sulit.
Baca: Terjemah Kitab Ihya' Ulumiddin (9 Jilid)
Ada juga pembahasan tentang empat waktu yang tidak dilewatkan orang berakal dan empat intisari ibadah. Rangkaian nasihat tersebut membuat buku ini terasa seperti kumpulan bekal kehidupan: singkat dalam penyampaian, tetapi dapat panjang dalam renungan apabila pembaca mau berhenti sejenak untuk menghayatinya.
Karena itu, Terjemah Kitab Nasho’ihul Ibad karya Syaikh Nawawi Umar Al-Bantani dalam 2 jilid sangat pantas menjadi salah satu koleksi bacaan keislaman. Dari persoalan dosa dan kemaksiatan, hawa nafsu dan kesabaran, akal dan keutamaan, musibah dan kenikmatan, pahala dan surga, hingga intisari ibadah, semuanya mengarahkan pembaca untuk lebih mengenal dirinya dan memperbaiki hubungan dengan Allah. (wn-ab)






