![]() |
| Terjemah Mafahim Yajib An Tushohhah. |
WAWASANews.com - Mafahim Yajib An Tushohhah atau Paham-Paham yang Harus Diluruskan merupakan salah satu karya penting Prof. Dr. Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki Al-Hasani yang membahas berbagai pemahaman keislaman yang menurut penulis perlu dikaji dan diluruskan secara proporsional.
Terjemah kitab ini hadir dengan semangat menjelaskan persoalan-persoalan agama yang sering menjadi bahan perdebatan di tengah masyarakat, khususnya perkara yang berkaitan dengan akidah, tradisi keagamaan, dan praktik-praktik yang berkembang di kalangan umat Islam.
Isi buku membahas sejumlah persoalan yang berkaitan dengan pemahaman keagamaan yang sering diperdebatkan, seperti sikap terhadap berbagai amalan yang hidup di tengah masyarakat Muslim, persoalan bid'ah, ziarah, tawassul, tabarruk, syafaat, peringatan hari-hari tertentu, serta berbagai praktik keagamaan lainnya.
Baca: Paket Buku Aqidah, Amaliyah dan Peradaban Islam (164 Judul)
Sayyid Muhammad Al-Maliki berusaha memberikan penjelasan dengan merujuk kepada Al-Qur'an, hadits, pendapat ulama, dan warisan keilmuan Islam. Karena itu, buku ini tidak sekadar berisi bantahan terhadap suatu pandangan, tetapi juga menyajikan argumentasi dan dasar-dasar pemikiran yang dapat digunakan pembaca untuk memahami persoalan secara lebih utuh. Langsung download via link di bawah ini:
Mafahim Yajib An Tushohhah istimewa karena cara penulis menghadirkan pembahasannya bersifat argumentatif sekaligus mempertahankan tradisi keilmuan Ahlussunnah wal Jamaah. Berbagai persoalan yang sering dianggap sederhana ternyata memiliki akar pembahasan yang panjang dalam literatur ulama.
Dengan ketebalan 304 halaman, terjemah Mafahim Yajib An Tushohhah – Paham-Paham yang Harus Diluruskan menawarkan pembahasan yang cukup luas dan tidak sekadar menyajikan jawaban singkat. Buku ini layak menjadi salah satu koleksi penting bagi siapa saja yang ingin memperkaya wawasan keislaman, khususnya dalam memahami persoalan akidah, fikih, tradisi, dan perbedaan pandangan di tengah umat. (wn-ab)






