![]() |
| Biografi singkat Murtadha Muthahhari dan karyanya. |
WAWASANews.com - Murtadha Muthahhari lahir pada 2 Februari 1920 di Fariman, Iran. Ia dikenal sebagai salah seorang ulama sekaligus intelektual besar abad ke-20 yang memiliki perhatian luas terhadap pemikiran Islam. Sejak masa mudanya, Muthahhari menunjukkan minat yang kuat terhadap ilmu pengetahuan dan kajian keislaman. Ia kemudian berkembang menjadi seorang pemikir yang berusaha mempertemukan kedalaman tradisi keilmuan Islam dengan berbagai persoalan intelektual yang berkembang pada zamannya.
Sebagaimana digambarkan dalam sumber biografi yang menyertai buku-bukunya, Muthahhari merupakan salah satu model sarjana Islam yang memiliki tiga kemampuan yang jarang bertemu dalam satu pribadi. Pertama, akar yang kokoh pada studi Islam tradisional. Kedua, penguasaan yang memadai terhadap ilmu-ilmu nonagama. Ketiga, perhatian dan karya nyata dalam bidang sosial sebagai seorang aktivis Islam.
Baca: Biografi Yusuf Al-Qardhawi: Dari Desa Shafat Thurab hingga Menjadi Ulama' Berpengaruh
Tiga unsur tersebut tampak kuat dalam perjalanan intelektualnya. Ia tidak berhenti pada kajian keagamaan yang bersifat teoritis, tetapi juga berusaha membaca persoalan masyarakat dan menawarkan pemikiran yang menurutnya dapat menjawab kebutuhan kaum muslimin.
Pendidikan keislaman Muthahhari berkembang terutama melalui lingkungan pendidikan agama di Iran. Ia kemudian melanjutkan studi ke Qom dan berguru kepada sejumlah ulama terkemuka. Di antara tokoh yang memberikan pengaruh besar dalam perjalanan intelektualnya adalah Ayatullah Ruhullah Khomeini dalam bidang filsafat, irfan dan persoalan keagamaan, serta Allamah Muhammad Husain Thabathaba'i yang dikenal sebagai seorang mufasir dan filsuf. Dari lingkungan keilmuan tersebut, Muthahhari memperdalam fikih, ushul fikih, filsafat Islam, teologi dan berbagai disiplin keislaman lainnya.
Baca: Kumpulan Terjemah Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Keistimewaan Muthahhari terlihat dari luasnya tema yang ia kaji dan ia tulis. Ia membahas aqidah, filsafat, etika, masyarakat, sejarah, persoalan perempuan, pendidikan, kebahagiaan manusia, hingga gerakan sosial dalam Islam. Dalam buku-bukunya, ia berusaha menyampaikan gagasan-gagasan yang cukup mendalam dengan bahasa yang dapat dijangkau oleh pembaca yang lebih luas. Karena itu, karya-karyanya kemudian dikenal tidak hanya di lingkungan pendidikan agama, tetapi juga di kalangan pembaca yang tertarik pada pemikiran Islam kontemporer.
Di antara karya Muthahhari yang dikenal dan sudah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, baik dengan judul terbaru atau judul-judul lama, ialah:
- Hak-Hak Wanita dalam Islam
- Hijab: Gaya Hidup Wanita Islam
- Hijab: Citra Wanita Terhormat
- Wanita dan Hijab
- Filsafat Perempuan dalam Islam
- Duduk Perkara Poligami
- Teologi dan Falsafah Hijab
- Etika Seksual dalam Islam
- Islam dan Kebahagiaan Manusia
- Islam dan Tantangan Zaman
- Islam Agama Keadilan
- Keadilan Ilahi: Asas Pandangan Dunia Islam
- Falsafah Pergerakan Islam
- Falsafah Kenabian
- Kenabian Terakhir
- Fitrah
- Pandangan Dunia Tauhid
- Allah dalam Kehidupan Manusia
- Manusia dan Alam Semesta
- Manusia dan Agama: Membumikan Kitab Suci
- Falsafah Agama dan Kemanusiaan: Perspektif Al-Qur'an dan Rasionalisme Islam
- Manusia Sempurna
- Manusia Seutuhnya: Studi Kritis Berbagai Pandangan Filosofis
- Manusia dan Takdirnya: Antara Free Will dan Determinisme
- Masyarakat dan Sejarah
- Mengapa Kita Diciptakan?
- Mengenal Ilmu Kalam
- Mengenal Ilmu Tasawuf
- Mengenal Irfan
- Pengantar Epistemologi Islam
- Pengantar Ilmu-Ilmu Islam
- Filsafat Hikmah: Pengantar Pemikiran Shadra
- Filsafat Moral Islam: Kritik Atas Berbagai Pandangan Moral
- Falsafah Akhlak: Kritik atas Konsep Moralitas Barat
- Kritik Islam terhadap Materialisme
- Neraca Kebenaran dan Kebatilan
- Konsep Pendidikan Islam
- Dasar-Dasar Epistemologi Pendidikan Islam
- Kepemimpinan Islam
- Karakter Agung Ali bin Abi Thalib
- Tema-Tema Pokok Nahj Al-Balaghah
- Kumpulan Artikel Pilihan Murtadha Muthahhari
- Ceramah-Ceramah Seputar Persoalan Penting Agama dan Kehidupan
- Pelajaran-Pelajaran Penting dari Al-Qur'an
- Sirah Sang Nabi
- Stop Anarkisme: Kode Etik Amar Makruf Nahi Mungkar
- Orang-Orang Bijak
- Kehidupan yang Kekal
- Kata-Kata Spiritual
- Jejak-Jejak Ruhani
- Kisah Sejuta Hikmah
Daftar tersebut menunjukkan betapa luas perhatian intelektualnya. Pasalnya, ia tidak membatasi diri pada satu bidang tertentu, tetapi mencoba menghubungkan persoalan aqidah dan filsafat dengan kehidupan manusia, masyarakat, sejarah, serta perubahan sosial. Jika ada linknya, judul buku Murthadha Muthahhari bisa Anda baca resensinya dan bisa Anda download.
Dalam perjalanan kehidupan intelektualnya, Muthahhari juga terlibat dalam perkembangan gerakan Islam di Iran dan menjadi salah satu tokoh yang memiliki hubungan dekat dengan gerakan yang dipimpin Ayatullah Khomeini.
Baca: Kumpulan Terjemah Karya Imam Al-Ghazali
Setelah Revolusi Iran 1979, ia dipercaya menduduki sejumlah posisi penting dalam perkembangan pemerintahan baru, termasuk menjadi anggota Dewan Revolusi Islam. Namun, perjalanan tersebut berlangsung singkat. Pada 1 Mei 1979, Murtadha Muthahhari meninggal dunia setelah ditembak oleh kelompok Furqan di Teheran. Wafatnya menjadi kehilangan besar bagi lingkungan intelektual dan gerakan Islam Iran pada masa tersebut.
Walhasil, Murtadha Muthahhari dapat dikenang sebagai ulama dan intelektual yang berusaha menjembatani khazanah keilmuan Islam dengan persoalan-persoalan intelektual dan sosial modern. Pemikirannya memperlihatkan perhatian terhadap kebutuhan kaum muslimin sekaligus pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan yang luas. Sekitar enam puluh lebih karya Muthahhari telah diterbitkan, dan sebagian di antaranya kemudian diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia, sebagaimana judulnya sudah kami sebutkan. (wn-ab)






