![]() |
| Terjemah Ghairul Muslimin fil Mujtamak Al-Islami. |
WAWASANews.com - Buku Minoritas Non Muslim Didalam Masyarakat Islam adalah karya Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi yang membahas kedudukan dan kehidupan non-Muslim di tengah masyarakat Islam. Judul aslinya, Ghairul Muslimin fil Mujtama’ Al-Islami, dimana versi terjemahnya adalah yang pakai judul Kedudukan Non Muslim dalam Negara Islam.
Buku ini pertama kali terbit pada 1977 dan menurut Al-Qaradhawi sendiri memiliki arti penting sebab mengulas persoalan minoritas agama dalam masyarakat yang mayoritas Muslim. Ia memilih istilah Ghairul Muslimin atau non-Muslim, bukan istilah Ahlu Dzimmah, dengan pertimbangan bahwa bahasa yang digunakan dalam hubungan antarmanusia hendaknya tidak menimbulkan kesan merendahkan atau menjadikan warga non-Muslim merasa sebagai warga kelas dua. Anda bisa download langsung di sini:
- Terjemah Ghairul Muslimin fil Mujtama' Al-Islami Al-Qardhawi, atau
- Minoritas Non Muslim Didalam Masyarakat Islam (Yusuf Al-Qaradhawi)
Di buku ini, Al-Qardhawi berusaha menggabungkan fikih, sejarah dan kajian terhadap sumber-sumber Islam. Ia membahas hak dan kewajiban non-Muslim dalam masyarakat Islam dengan merujuk kepada Al-Qur’an, hadits, praktik para khalifah dan pandangan para ulama.
Selain itu, Al-Qardhawi juga membedakan antara prinsip syariat yang bersifat tetap dengan sejumlah ketentuan historis atau kebijakan administratif yang lahir karena kondisi tertentu. Menurut Al-Qaradhawi, pembedaan semacam ini sangat penting agar keputusan atau praktik pada masa tertentu tidak serta-merta dianggap sebagai hukum yang wajib diterapkan secara sama pada seluruh zaman dan tempat.
Baca: Terjemah Tafsir Jalalain (2 Jilid)
Lebih luas, buku ini juga menguraikan persoalan hubungan sosial, perlindungan terhadap kehidupan dan harta, kebebasan menjalankan agama, kedudukan mereka dalam masyarakat, serta berbagai kewajiban yang dibicarakan dalam fikih klasik. Al-Qaradhawi juga memberikan ruang khusus untuk membahas sejumlah syubhat atau persoalan yang sering digunakan untuk menggambarkan hubungan Islam dengan non-Muslim secara sepihak.
Yang asyik, Al-Qaradhawi menggunakan sejarah sebagai bahan pembuktian dan perbandingan. Ia menampilkan pengalaman kehidupan non-Muslim dalam masyarakat Islam sepanjang sejarah, kemudian mengajak pembaca melihat bagaimana prinsip-prinsip perlindungan dan hubungan sosial tersebut diterapkan dalam kenyataan.
Baca: Terjemah Al-Adabul Mufrod Imam Bukhari
Dalam penjelasannya tentang buku ini, Al-Qaradhawi menyebut bahwa ia pernah membahas hak-hak minoritas agama dengan merujuk kepada Al-Qur’an, sunnah yang sahih, petunjuk Khulafaur Rasyidin dan pendapat para imam yang memiliki otoritas keilmuan.
Bagi pembaca yang ingin memahami persoalan hubungan Muslim dan non-Muslim dari perspektif fikih dan sejarah Islam, Terjemah Ghairul Muslimin fil Mujtama’ Al-Islami merupakan bacaan yang sangat menarik untuk dimiliki. Segera download sebelum kehilangan link ini! (wn-ab)






