![]() |
| Terjemah Agar Doa Dikabulkan Allah. |
WAWASANews.com - Terjemah Syurututh Du’a wa Mawani’ul Ijabah merupakan karya Syaikh Sa’id bin Ali bin Wahf Al-Qahtani yang dalam bahasa Indonesia dapat diartikan Syarat-Syarat Doa dan Penghalang Terkabulnya Doa. Dari judulnya saja sudah terlihat bahwa buku ini membahas bagaimana berdoa dengan benar dan apa saja yang menyebabkan sebuah doa terhalang dari terkabulnya.
Buku ini disusun berdasarkan Al-Qur’an dan As-Sunnah, sehingga pembahasannya tidak berhenti pada sekadar motivasi untuk memperbanyak doa, tetapi mengajak pembaca memahami ilmu, adab, syarat, dan berbagai perkara yang berkaitan dengan doa. Silakan download via link di bawah ini:
Pada bagian awal, pembaca diajak memahami pengertian doa serta macam-macam doa, termasuk pembahasan mengenai perbedaan antara istighatsah dan doa. Setelah itu dijelaskan keutamaan berdoa, kemudian masuk kepada syarat-syarat berdoa dan berbagai penghalang terkabulnya doa.
Mengapa tema tersebut dibahas? Sebab ketika seseorang merasa sudah banyak berdoa, ia kadang belum memahami apakah cara berdoanya sudah sesuai tuntunan atau justru terdapat perkara yang menjadi penghalang. Karena itu, buku ini menarik karena mengajak pembaca mengevaluasi kualitas doa, bukan sekadar menghitung seberapa sering ia berdoa.
Baca: Terjemah Subulus Salam (3 Jilid)
Ada pula pembahasan khusus mengenai adab berdoa, waktu dan keadaan yang memungkinkan doa dikabulkan, serta tempat-tempat terkabulnya doa. Buku ini juga membahas perhatian para Rasul terhadap doa dan bagaimana Allah memerintahkan mereka untuk memperkenalkan doa kepada umatnya.
Bagian yang tidak kalah menarik adalah pembahasan mengenai doa-doa yang mustajab serta kedudukan doa dalam kehidupan manusia. Semakin seseorang memahami keterbatasan dirinya, semakin ia menyadari bahwa banyak perkara dalam hidup yang tidak dapat diselesaikan hanya dengan kekuatan dan kemampuan sendiri.
Baca: Terjemah Tafsir Hidayatul Insan (4 Jilid)
Intinya, buku ini mengarahkan pembaca agar memandang doa sebagai kebutuhan seorang hamba kepada Allah, sekaligus sebagai bentuk ibadah, ketundukan, pengharapan, dan pengakuan atas kekuasaan-Nya. Bagi santri, ustadz, guru, pengkaji hadits, maupun masyarakat umum yang ingin memperbaiki kualitas doa, Terjemah Syurututh Du’a wa Mawani’ul Ijabah merupakan bacaan yang sangat bermanfaat untuk dipelajari. Yuk download sekarang! (wn-ab)






