![]() |
| Kitab Fayahiq IlaAllah. |
WAWASANews.com - Terjemah Kitab Fayaahiq IlaAllah karya Datu Sanggul Barencong, Martapura, Kalimantan Selatan, merupakan sebuah risalah spiritual yang mengajak pembaca memulai perjalanan menuju Allah dari tempat yang paling dekat: diri sendiri.
Dengan ketebalan 84 halaman, buku ini membawa pembaca memasuki pembahasan yang kental dengan nuansa tasawuf dan perenungan tentang hakikat manusia. Pada bagian pendahuluannya ditegaskan bahwa perjalanan itu dimulai “dari dalam diri kita sendiri”, lalu bergerak semakin dalam hingga alam dengan segala keindahan dan keajaibannya menjadi saksi pencarian diri.
Baca: Terjemah Kitab Al-Kaba'ir Adz-Dzahabi
Salah satu gagasan yang menonjol dalam pengantar adalah urutan mengenal Tuhan, mengenal diri, mengenal Adam, dan mengenal Muhammad. Buku ini kemudian menghubungkan pembahasan tersebut dengan konsep Nur Muhammad, dengan mengutip riwayat yang dinisbatkan kepada Zubair tentang pertanyaan mengenai sesuatu yang terlebih dahulu diciptakan Allah.
Dari sana, penulis membawa pembaca kepada pembahasan tentang Nur Nabi Muhammad dan kaitannya dengan ilmu, qudrat, dan iradat Allah. Buku ini mengajak pembaca melakukan perenungan terhadap ruh dan jasad. Penulis mengaitkan ruh dan tubuh manusia dengan Nur Muhammad, kemudian mengajak pembaca untuk tidak berhenti pada pemahaman lahiriah semata.
Ada dorongan agar seseorang merenungkan hakikat Nur Muhammad hingga merasuk ke dalam kesadaran ruhani dan seluruh anggota tubuh. Silakan download via link di bawah ini:
Di sinilah karakter buku ini semakin terlihat: ia bukan bacaan yang hanya menawarkan informasi, tetapi menghendaki pembaca melakukan perjalanan batin. Pembaca diajak melihat bahwa mengenal diri bukan sekadar mengetahui nama, asal-usul, atau kondisi fisik, tetapi berusaha memahami dimensi ruhani manusia dan hubungannya dengan Sang Pencipta.
Gagasan-gagasan semacam Nur Muhammad, ruh, hakikat diri, dan hubungan manusia dengan Allah merupakan wilayah pemikiran tasawuf yang memiliki sejarah panjang dan beragam penafsiran di kalangan ulama. Buku ini paling menarik jika dibaca sebagai bagian dari khazanah pemikiran sufistik Nusantara, sekaligus sebagai bahan untuk melihat bagaimana tradisi intelektual-keagamaan masyarakat Banjar memaknai perjalanan spiritual manusia.
Baca: Terjemah Kitab Ayyuhal Walad Al-Ghazali
Terjemah Kitab Fayaahiq IlaAllah adalah buku yang cocok bagi pembaca yang ingin menjelajahi tasawuf, hakikat diri, ruh, Nur Muhammad, dan perjalanan batin seorang hamba menuju Allah. Risalah ini relatif singkat, tetapi gagasan yang dibawanya dapat membuka perenungan yang panjang.
Jika Anda menyukai karya-karya tasawuf Nusantara atau ingin membaca bagaimana Datu Sanggul Barencong memaparkan perjalanan mengenal diri dan Tuhan, buku ini sangat layak didownload dan dibaca sampai selesai. (wn-ab)






