![]() |
| Terjemah Idhotun Nasyiin. |
WAWASANews.com - Terjemah Kitab Idlotun Nasyi'in karya Mushtafa Al-Ghalayain merupakan salah satu karya klasik yang menarik untuk dibaca, terutama bagi siapa saja yang ingin mendapatkan bekal pemikiran, akhlak, dan nasehat kehidupan.
Dengan tebal 319 halaman dan diterbitkan oleh Al-Hidayah Surabaya, buku ini menyentuh persoalan masyarakat, kepemimpinan, pendidikan, kebebasan, nasionalisme, hingga tanggung jawab sosial. Buku ini memiliki cakupan yang sangat luas, dimulai dari ajakan “Berani Maju ke Depan”, kemudian membahas sabar, kemunafikan, akhlak, putus asa, harapan, keberanian, kejujuran, dan kewaspadaan.
Penulisnya, Al-Ghalayain juga mengajak pembaca memikirkan persoalan yang lebih besar: revolusi budaya, rakyat dan pemerintahan, tipu daya terhadap diri sendiri, perubahan, pembaruan, kemewahan, agama, peradaban, nasionalisme, dan kemerdekaan. Bahkan ada pembahasan mengenai orang-orang yang ambisi menjadi pemimpin.
Baca: Terjemah Fihi Ma Fihi Karya Jalaluddin Rumi
Bagian lain yang tidak kalah menarik adalah pembahasan tentang kesederhanaan, kedermawanan, kebahagiaan, melaksanakan kewajiban, dapat dipercaya, hasud dan dengki, tolong-menolong, sanjungan dan kritikan, serta fanatisme. Silakan download via link di bawah ini:
Seseorang tidak cukup disebut baik hanya karena memiliki pengetahuan; ia juga harus mampu menjaga amanah, membantu sesama, menerima kritik, menghindari iri hati, dan tidak terjebak dalam fanatisme yang membutakan. Di tengah kehidupan yang semakin ramai oleh persaingan dan kepentingan pribadi, nasehat semacam ini justru terasa semakin penting.
Pembaca juga akan menemukan tema tentang wanita, berusaha dan tawakal, percaya diri, pendidikan, serta berbagai persoalan sosial lainnya. Ya, buku ini dapat dibaca bukan hanya oleh generasi muda, tetapi juga oleh orang tua, pendidik, aktivis, pemimpin, maupun siapa saja yang ingin memperluas cara pandangnya tentang kehidupan.
Baca: Terjemah Kitab Al-Kaba'ir Adz-Dzahabi
Pada prinsipnya, Terjemah Kitab Idlotun Nasyi'in bukan sekadar kumpulan nasehat untuk dibaca lalu dilupakan. Ia menawarkan bahan renungan tentang bagaimana manusia seharusnya membangun dirinya, memperlakukan orang lain, menghadapi perubahan zaman, menjalankan tanggung jawab, dan ikut memperbaiki masyarakat.
Jika Anda sedang mencari bacaan klasik yang tidak hanya berbicara tentang kesalehan pribadi tetapi juga akhlak, pendidikan, kepemimpinan, keberanian, kemerdekaan, peradaban, dan kehidupan sosial, buku ini sangat layak didownload dan dibaca sampai selesai. (wn-ab)






