![]() |
| Cover Terjemah Manasik Sughra Karya Hasyim Asyari. |
WAWASANews.com - Kitab Al-Manasikus Shughra li Qashid Ummil Qura (المناسك الصغرى لقاصد أم القرى), yang dapat diartikan sebagai Panduan Ringkas Manasik bagi Orang yang Menuju Ummul Qura (Makkah), merupakan karya Hadratus Syaikh KH. Muhammad Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdlatul Ulama. Dalam edisi terjemahannya, buku ini diberi judul Inti Fiqih Haji dan Umrah, dengan penerjemah Dr. Rosidin, M.Pd.I.
Buku setebal 78 halaman ini disusun sebagai panduan praktis bagi umat Islam yang hendak menunaikan ibadah haji dan umrah. Pembahasannya berpusat pada ketentuan fiqih yang perlu diketahui agar perjalanan ibadah ke Tanah Suci dapat dilaksanakan sesuai tuntunan syariat. Silakan download via link di bawah ini:
Keistimewaan buku ini terletak pada pembahasannya yang ringkas, terarah, dan disusun berdasarkan kebutuhan orang yang hendak berhaji atau berumrah. Pasalnya, ibadah haji dan umrah memiliki sejumlah ketentuan, mulai dari persyaratan wajib, rukun, kewajiban, hingga larangan selama menjalankan ihram. Kekeliruan dalam memahami ketentuan tersebut dapat berpengaruh terhadap keabsahan atau kesempurnaan ibadah.
Secara keseluruhan, isi buku ini terbagi menjadi 12 pasal. Pasal pertama membahas syarat-syarat wajib haji dan umrah, disusul pasal kedua mengenai tingkatan atau jenis pelaksanaan haji dan umrah. Pasal ketiga menjelaskan rukun-rukun haji, sedangkan pasal keempat menguraikan rukun-rukun umrah.
Baca: Terjemah Al-Mustadrak Hakim (12 Jilid)
Pasal kelima membahas kewajiban haji, dan pasal keenam menjelaskan kewajiban umrah. Selanjutnya, pasal ketujuh memaparkan tata cara pelaksanaan haji dan umrah, sementara pasal kedelapan membahas hal-hal yang diharamkan selama ihram. Pasal kesembilan menguraikan haji dan umrah yang rusak akibat hubungan badan beserta ketentuan dam yang berkaitan dengannya.
Adapun pasal kesepuluh membahas thawaf wada’, yaitu thawaf perpisahan sebelum meninggalkan Makkah. Pasal kesebelas menguraikan dam yang wajib ditunaikan oleh orang yang berhaji dan berumrah, sedangkan pasal kedua belas membahas tahallul haji dan tahallul umrah. Susunan ini membuat pembaca dapat mempelajari rangkaian ibadah secara bertahap, mulai dari persyaratan awal hingga penyelesaian manasik.
Baca: Terjemah Tafsir Ibnu Katsir (8 Jilid)
Inti Fiqih Haji dan Umrah cocok dibaca oleh calon jamaah haji dan umrah, santri, ustadz, serta siapa saja yang ingin memperdalam fiqih manasik. Karya Hadratus Syaikh K.H. Muhammad Hasyim Asy’ari ini juga dapat menjadi bahan pengulangan ketika seseorang sedang mempersiapkan perjalanan ke Tanah Suci. Mari download buku ini! (wn-ab)






