![]() |
| Cover Terjemah 100 Mas'alah fi Ahkamis Shiyam. |
WAWASANews.com - Kitab 100 Mas’alah fi Ahkamis Shiyam (مائة مسألة في أحكام الصيام), yang berarti 100 Masalah tentang Hukum-Hukum Puasa, disusun oleh Syaikh Dr. Labib Najib. Buku setebal 67 halaman PDF ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Terjemah 100 Masalah dalam Hukum Puasa, menurut Mazhab Imam Syafi’i.
Sesuai judulnya, buku ini membahas berbagai persoalan hukum puasa, terutama yang berkaitan dengan ibadah puasa Ramadhan menurut pandangan mazhab Syafi’i. Penyajiannya berbentuk kumpulan masalah dan pembahasan hukum yang disusun secara sistematis sehingga pembaca dapat menemukan persoalan tertentu dengan lebih mudah. Silakan download via link di bawah ini:
Secara umum, buku ini membicarakan berbagai ketentuan puasa, mulai dari keutamaan, definisi, tujuan, syarat, rukun, niat, pembatal puasa, hingga persoalan yang kerap dijumpai dalam kehidupan sehari-hari. Menyentuh juga masalah medis, perjalanan, orang sakit, perempuan, orang lanjut usia, serta ketentuan qadha dan fidyah.
Buku ini disusun dalam 15 bab. Bab I membahas keutamaan puasa, hadits-hadits tentang keutamaannya, pahala puasa tanpa batas, pengampunan dosa, pintu surga Ar-Rayyan, penghapusan dosa antara dua waktu, dan amalan yang tidak sia-sia. Bab II membahas definisi dan penetapan puasa, tujuan atau maqashid puasa, penetapan awal Ramadhan, syarat penetapan umum, penetapan Ramadhan dengan hisab, kesatuan dan perbedaan tempat terbit, serta perbedaan matla’.
Baca: Terjemah Fiqhus Shiyam Yusuf Al-Qardhawi
Bab III menguraikan rukun dan niat puasa, meliputi syarat niat puasa wajib, niat puasa sunnah, niat minimal dan sempurna, hukum-hukum niat, niat perempuan yang haidnya terputus, serta kaidah penting tentang pembatal puasa. Bab IV membahas pembatal fisik bagian mulut, seperti menelan ludah, sisa makanan di sela gigi, air yang masuk tanpa sengaja, muntah, dahak, dan lalat. Bab V mengulas tes swab, konsekuensi jima’ pada siang Ramadhan, kafarat, penyaluran kafarat, serta hukum puasa wishal.
Adapun Bab VI membahas hal makruh dan etika puasa, termasuk mencium istri, bercelak, hari-hari yang dilarang berpuasa, menjaga lisan, puasa perempuan yang sedang hamil, dan memutus puasa. Bab VII menguraikan Al-Qur’an dan berbuka puasa, mulai dari adab membaca Al-Qur’an, sunnah berbuka, menyegerakan berbuka, doa berbuka, hingga memberi makan orang yang berpuasa. Bab VIII membahas sahur dan kebersihan diri, termasuk kesunnahan sahur, menu sahur, dan mandi sebelum fajar.
Baca: Terjemah Syarah Uqudulujain Syaikh Nawawi
Sementara itu, Bab IX menguraikan puasa bagi musafir, seperti syarat berbuka, perjalanan, waktu berbuka di tempat tinggi, perbedaan waktu, dan pilihan berpuasa atau berbuka ketika bepergian. Bab X membahas fiqih musafir lanjutan, anak, dan persoalan medis, seperti perbedaan mengqashar shalat dan berbuka, anak kecil, penjelasan batasan balig, obat tetes telinga, serta inhaler asma. Bab XI mengulas rokok, injeksi, dan tindakan medis, termasuk asap rokok atau shisha, obat tetes mata, mencicipi makanan, donor darah, bekam, dan suntikan medis.
Bab XII membahas berbagai persoalan medis, kebiasaan, dan perempuan, seperti penggunaan pasta gigi, obat penunda haid, serta persoalan yang berkaitan dengan kondisi perempuan. Bab XIII mengulas orang yang mengalami keraguan, ims ak atau menahan diri, serta orang sakit, termasuk hukum berbuka, orang sakit yang terus-menerus, kebolehan berbuka, dan ketentuan bagi orang yang tidak mampu berpuasa.
Baca: Terjemah Iqtishaduna (Buku Induk Ekonomi Islam)
Bab XIV membahas hukum puasa terkait qadha dan orang meninggal, mencakup qadha, puasa di luar Ramadhan, fidyah, ukuran dan jenis fidyah, serta orang yang membayarkan fidyah untuk orang lain. Bab XV memuat kasus-kasus khusus dan penutup, seperti fidyah bagi orang yang memberi makan orang lain, berbuka tanpa uzur, menunda qadha hingga Ramadhan berikutnya, hukum wanita hamil dan menyusui, permasalahan terkait kehamilan dan menyusui, berbuka bagi pekerja berat, serta beberapa persoalan fikih lainnya.
Membaca Terjemah 100 Masalah dalam Hukum Puasa bermanfaat bagi siapa saja yang ingin memahami ketentuan puasa secara lebih terarah. Buku ini cocok bagi santri, ustadz, pengajar fiqih, pengurus masjid, mahasiswa studi Islam, maupun masyarakat umum yang ingin memperdalam hukum puasa menurut mazhab Syafi’i. Yuk download sekarang! (wn-ab)






