![]() |
| Cover Terjemah Kitab Ar-Ruh Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. |
WAWASANews.com - Ar-Ruh (الرُّوح) karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah merupakan salah satu kitab klasik yang secara khusus membahas persoalan ruh dan kehidupan setelah kematian. Dalam edisi terjemahan berjudul Hakekat Ruh, buku ini diterbitkan oleh Qisthi Press dan memiliki ketebalan 368 halaman dalam format PDF.
Melalui karya ini, Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah mengajak pembaca menyelami persoalan ruh berdasarkan Al-Qur'an, As-Sunnah, atsar, serta pendapat para ulama. Pembahasannya menyentuh berbagai pertanyaan yang sejak dahulu menjadi perhatian manusia tentang kehidupan ruh, kematian, alam kubur, hingga hubungan antara ruh orang yang telah meninggal dengan orang yang masih hidup. Silakan download via link di bawah ini:
Secara umum, kitab ini membahas hakikat ruh dan berbagai keadaan yang dialaminya sejak seseorang masih hidup hingga setelah kematian. Ibnul Qayyim menguraikan persoalan tersebut melalui rangkaian pertanyaan dan jawaban yang cukup luas, termasuk tentang pertemuan ruh, keadaan ruh setelah berpisah dari jasad, siksa dan kenikmatan kubur, pertanyaan malaikat di alam kubur, serta keadaan ruh pada berbagai fase kehidupan setelah kematian.
Buku ini terdiri atas 21 pertanyaan atau pembahasan utama. Bagian awal membicarakan kemungkinan orang yang telah meninggal mengetahui kedatangan orang yang masih hidup, pertemuan antara ruh orang yang telah meninggal, serta kemungkinan ruh orang yang masih hidup bertemu dengan ruh orang yang telah meninggal. Pembahasan kemudian bergerak pada persoalan apakah ruh itu mati atau hanya jasad yang mati, keadaan ruh setelah berpisah dari jasad, serta apakah ruh dapat dikembalikan kepada jasad di dalam kubur.
Baca: Kumpulan Terjemah Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Pada bagian selanjutnya, pembahasan semakin luas dengan mengulas sebab-sebab seseorang dapat terhindar dari siksa kubur, kepada siapa pertanyaan kubur ditujukan, pertanyaan Munkar dan Nakir, serta apakah semua manusia mengalami pertanyaan di dalam kubur. Buku ini juga membahas tempat tinggal ruh setelah kematian, apakah ruh orang yang telah meninggal dapat memperoleh manfaat dari amal orang yang masih hidup, serta keadaan ruh orang-orang yang telah meninggal sebelum datangnya hari kiamat.
Pada bagian akhir, Ibnul Qayyim menguraikan persoalan yang lebih mendasar tentang apakah ruh itu qadim atau makhluk, apakah ruh dan jasad merupakan satu kesatuan atau sesuatu yang berbeda, serta bagaimana memahami jiwa atau An-Nafs dalam kaitannya dengan jasad dan ruh.
Baca: Kumpulan Terjemah Karya Dr. Yusuf Al-Qardhawi
Membaca Terjemah Hakekat Ruh memberikan kesempatan kepada pembaca untuk mengenal salah satu pembahasan penting dalam khazanah Islam yang berkaitan erat dengan kematian dan kehidupan akhirat. Buku ini cocok dibaca oleh pelajar, santri, ustadz, pengkaji akidah, maupun siapa saja yang ingin memperluas wawasan tentang ruh, alam kubur, kematian, dan kehidupan setelahnya. Yuk download sekarang! (wn-ab)






