![]() |
| Cover Terjemah Misykatul Anwar (Ngaji Misykatul Anwar). |
WAWASANews.com - Kitab Misykatul Anwar (مشكاة الأنوار) merupakan karya dari Imam Al-Ghazali yang membahas persoalan cahaya dalam kaitannya dengan ketuhanan, pengetahuan, dan kehidupan spiritual manusia. Secara bahasa, judul kitab ini berarti Relung Cahaya atau Ceruk Berbagai Cahaya. Kitab tersebut telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Bahrudin Achmad dengan judul Ngaji Misykatul Anwar.
Edisi terjemahan ini diterbitkan oleh Al-Muqshith Pustaka. Buku yang tersedia dalam format PDF sebanyak 242 halaman ini menguraikan pemikiran Imam Al-Ghazali mengenai hakikat cahaya Allah, makna cahaya dalam Al-Qur'an, serta hubungan antara cahaya, pengetahuan, dan keberadaan makhluk. Silakan download melalui salah satu dari dua link berikut ini:
- Download Terjemah Misykatul Anwar (Ngaji Misykatul Anwar) | Link 01
- Download Terjemah Misykatul Anwar (Ngaji Misykatul Anwar) | Link 02
Secara umum, kitab ini mengangkat tema tentang hakikat cahaya dalam perspektif tasawuf dan pemikiran ketuhanan Imam Al-Ghazali. Di kitab ini, pembaca diperkenalkan pada perbedaan antara cahaya yang dapat ditangkap oleh penglihatan manusia dan cahaya yang memiliki makna lebih mendalam dalam kehidupan spiritual. Selain itu, kitab ini menguraikan berbagai perumpamaan cahaya yang terdapat dalam Al-Qur'an serta hubungannya dengan pengenalan manusia terhadap Allah.
Kitab Misykatul Anwar terdiri atas tiga pasal utama. Pasal pertama membahas tentang hakikat cahaya Allah atau An-Nur Al-Haq, yakni cahaya yang memiliki keberadaan hakiki. Dalam bagian ini, Imam Al-Ghazali menguraikan perbedaan antara cahaya yang sebenarnya dan cahaya yang disebut demikian secara kiasan. Pembahasannya berkaitan dengan kedudukan Allah sebagai cahaya yang hakiki serta hubungan antara keberadaan makhluk dan cahaya-Nya.
Baca: Terjemah Tafsir Al-Qurthubi (20 Jilid)
Sementara itu, pasal kedua membahas berbagai perumpamaan cahaya yang terdapat dalam Al-Qur'an. Imam Al-Ghazali menguraikan makna misykat, pelita, kaca, pohon, minyak, dan api yang disebutkan dalam ayat tentang cahaya. Selain itu, pembahasan juga mencakup persoalan ruhubiyyah dan berbagai hadhrat atau tingkatan kehadiran yang berkaitan dengan penjelasan mengenai cahaya.
Adapun pasal ketiga membicarakan makna sabda Nabi Muhammad Saw mengenai tujuh puluh hijab yang terdiri atas cahaya dan kegelapan. Pembahasannya berkaitan dengan persoalan hijab atau tabir yang membatasi makhluk dalam mengenal Allah serta makna cahaya dan kegelapan dalam konteks tersebut. Imam Al-Ghazali menguraikan persoalan ini melalui penjelasan mengenai hubungan antara manusia, pengetahuan, dan keagungan Allah.
Baca: Terjemah Sunan Tirmidzi (5 Jilid)
Membaca buku Ngaji Misykatul Anwar dapat membantu pembaca memperluas pemahaman mengenai pemikiran tasawuf Imam Al-Ghazali, khususnya tentang hakikat cahaya, penafsiran spiritual terhadap Al-Qur'an, serta hubungan antara pengetahuan manusia dan pengenalan terhadap Allah. Buku ini cocok dibaca oleh santri, mahasiswa, ustadz, pengkaji tasawuf, serta masyarakat muslim yang tertarik mempelajari pemikiran filosofis dan spiritual Imam Al-Ghazali. Yuk, download sekarang! (wn-ab)






