![]() |
| Terjemah Uddatush Shabirin Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah. |
WAWASANews.com - Uddatush Shabirin wa Dakhiratus Syakirin (عُدَّةُ الصَّابِرِينَ وَذَخِيرَةُ الشَّاكِرِينَ) merupakan karya Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyah yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dengan judul Uddatush Shabirin: Bekal untuk Orang-orang yang Sabar. Buku ini diterbitkan oleh Qisthi Press pada 2010, dengan penerjemah Imam Firdaus, Lc.
Berkas PDF yang tersedia terdiri atas 466 halaman. Karya ini membahas kesabaran dan rasa syukur sebagai dua hal penting dalam kehidupan seorang muslim, dengan penjelasan yang merujuk pada Al-Qur'an, hadits, atsar ulama salaf, dan berbagai pandangan ulama mengenai keutamaan kedua sifat tersebut. Silakan download via salah satu link di bawah ini:
- Download Terjemah Uddatush Shabirin Karya Ibnul Qayyim (Link 01)
- Download Terjemah Uddatush Shabirin Karya Ibnul Qayyim (Link 02)
Secara umum, Uddatush Shabirin menguraikan makna kesabaran, kedudukannya dalam ajaran Islam, serta bagaimana seorang hamba dapat melatih diri untuk tetap teguh ketika menghadapi berbagai keadaan. Ibnul Qayyim menjelaskan kesabaran dari beragam sudut pandang, mulai dari makna bahasa, hakikat, tingkatan, hingga kaitannya dengan hawa nafsu dan perilaku manusia.
Selain itu, buku ini membahas hubungan antara sabar dan syukur, dua sikap yang kerap dibutuhkan ketika seseorang menghadapi kesulitan maupun menerima kelapangan hidup. Pasalnya, perjalanan hidup manusia selalu diwarnai perubahan keadaan, sehingga diperlukan bekal rohani agar seseorang mampu menyikapinya sesuai tuntunan agama.
Pembahasan buku ini disusun dalam sejumlah bagian tematik yang saling berkaitan. Pada bagian awal, penulis menguraikan pengertian sabar, pendapat para ulama tentang kesabaran, berbagai istilah yang berhubungan dengannya, serta perbedaan antara sabar, tasabbur, tashabbur, dan mushabarah.
Baca: Terjemah Zadul Ma'ad (7 Jilid) Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Uraian kemudian mencakup pembagian kesabaran berdasarkan sebab, kekuatan seseorang dalam melawan hawa nafsu, bidang penerapan, dan hukum yang berkaitan dengannya. Ibnul Qayyim juga membahas tingkatan kesabaran, faktor-faktor yang mendukungnya, serta keadaan ketika manusia sangat membutuhkan sikap sabar.
Pada bagian berikutnya, pembahasan meluas pada persoalan kesabaran ketika menghadapi kehilangan, musibah, dan berbagai ujian kehidupan. Buku ini juga mengulas hubungan antara kesabaran dan syukur, perbandingan keadaan orang kaya yang bersyukur dengan orang miskin yang bersabar, serta argumentasi mengenai keutamaan masing-masing sikap tersebut.
Selain itu, penulis menyinggung hal-hal yang dapat melemahkan kesabaran dan menjelaskan bagaimana sabar serta syukur berkaitan dengan sifat dan nama-nama Allah. Dengan cakupan tersebut, pembaca memperoleh gambaran tentang kesabaran sebagai sikap yang memiliki banyak dimensi, baik dalam urusan pribadi, hubungan sosial, maupun perjalanan seorang hamba dalam menjalankan ketaatan kepada Allah.
Baca: Terjemah Hikmatul Ibtila' (Kenapa Aku Diuji) Karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyah
Membaca Uddatush Shabirin: Bekal untuk Orang-orang yang Sabar dapat membantu kita memahami cara menghadapi ujian dengan lebih tenang, melatih keteguhan hati, dan menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang diterima. Buku ini cocok bagi santri, ustadz, pengajar agama, mahasiswa ilmu keislaman, serta pembaca umum yang ingin memperdalam kajian akhlak dan penyucian jiwa melalui karya ulama klasik. Yuk download sekarang! (wn-ab)






