![]() |
| Cover Terjemah Aunul Mabud 4 Jilid |
WAWASANews.com - Aunul Ma'bud Syarah Sunan Abi Dawud merupakan salah satu karya syarah hadist yang sangat penting dalam khazanah keilmuan Islam. Kitab ini ditulis Abu Ath-Thayyib Muhammad Syamsul Haq Al-Azhim Abadi, sebagai penjelasan atas Sunan Abi Dawud, salah satu dari Kutubus Sittah. Terjemahannya hadir dalam 4 jilid lengkap.
Keistimewaan Aunul Mabud terletak pada metode penulisannya yang cukup komprehensif, tetapi tetap relatif ringkas dibandingkan syarah-syarah hadist yang sangat panjang. Al-Azhim Abadi menjelaskan hadist dengan membedah lafaz-lafaz yang sulit, menerangkan makna kata, menjelaskan perbedaan riwayat, serta menguraikan kandungan fikih yang terdapat di dalam hadist.
Salah satu daya tarik kitab ini adalah kekuatan pembahasan fikihnya. Sunan Abi Dawud sendiri dikenal sebagai salah satu kitab hadist yang sangat kaya dengan hadist-hadist hukum. Karena itu, Aunul Ma'bud tidak hanya membantu pembaca memahami “apa bunyi hadist”, tetapi juga membuka wawasan mengenai bagaimana hadist tersebut dipahami dalam persoalan thaharah, shalat, zakat, puasa, haji, nikah, muamalah, hudud, adab, dan berbagai persoalan kehidupan lainnya.
Kitab ini juga memuat catatan dan penjelasan yang dinisbatkan kepada Imam Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah melalui Tahdzib Sunan Abi Dawud wa Idhah Ilalihi wa Musykilatihi. Kehadiran pembahasan Ibnul Qayyim membuat pembaca mendapatkan tambahan perspektif dalam memahami hadist, baik dari sisi fikih maupun sisi kritik hadist.
Silakan download melalui link di bawah ini:
- Download Terjemah Aunul Ma'bud Jilid 01
- Download Terjemah Aunul Ma'bud Jilid 02
- Download Terjemah Aunul Ma'bud Jilid 03
- Download Terjemah Aunul Ma'bud Jilid 04
Dalam menjelaskan sebuah hadist, Al-Azhim Abadi juga memperhatikan perbedaan redaksi dan jalur periwayatan. Ia menjelaskan istilah-istilah yang dianggap asing, menerangkan identitas perawi atau nama yang masih samar, memberikan harakat ketika diperlukan, serta membandingkan berbagai riwayat dalam Sunan Abi Dawud.
Yang membuat Aunul Mabud semakin bernilai adalah posisinya sebagai jembatan antara hadist dan fikih. Pembaca dapat melihat bagaimana sebuah hadist dipahami, bagaimana lafaznya dijelaskan, bagaimana riwayat-riwayatnya dibandingkan, serta bagaimana kandungan hukumnya dibahas. Bagi santri, pengajar, mahasiswa, peneliti hadist, maupun pecinta kitab turats, karya ini dapat menjadi salah satu rujukan penting untuk memperluas wawasan setelah mempelajari Sunan Abi Dawud.
Semoga bermanfaat. (wnn-ab)





