![]() |
| Terjemah Mabahits fi Ulumil Qur'an. |
WAWASANews.com - Terjemah Mabahits fi ‘Ulumil Qur’an karya Syaikh Manna’ Khalil Al-Qaththan adalah kitab yang sangat layak dijadikan pintu masuk untuk memahami ilmu-ilmu Al-Qur’an secara lebih luas. Kitab membawa membekali Anda dengan perangkat keilmuan yang diperlukan untuk memahami Al-Qur’an.
Manna’ Al-Qaththan sendiri menyusun kitab ini sebagai respons atas kebutuhan akan pembahasan ‘Ulumul Qur’an yang ringkas dan mudah dipahami, termasuk bagi mereka yang belum menjadi spesialis dalam studi keislaman. Karena itu, karya ini terasa seperti sebuah “peta besar” yang membantu pembaca mengenali berbagai disiplin yang berkaitan dengan Al-Qur’an. Silakan download via link di bawah ini:
Ciri khas paling kuat dari Mabahits fi ‘Ulumil Qur’an adalah keluasan cakupan yang tetap disajikan secara ringkas, sistematis, dan mudah dicerna. Pembahasannya mencakup definisi, nama dan sifat Al-Qur’an, wahyu, Makki-Madani, pengumpulan dan kodifikasi Al-Qur’an, tertib ayat dan surah, tujuh huruf, qira’at, hingga berbagai kaidah yang dibutuhkan seorang mufassir.
Setelah itu Anda diajak memahami muhkam-mutasyabih, ‘amm-khash, nasikh-mansukh, mutlak-muqayyad, manthuq-mafhum, dan kemukjizatan Al-Qur’an. Keunggulan lainnya adalah perpaduan antara pembahasan teoritis dan persoalan yang dekat dengan praktik penafsiran.
Syaikh Manna’ Al-Qaththan juga membahas asbabun nuzul, munasabah, qira’at, kaidah bahasa, nasikh-mansukh, serta metode memahami berbagai bentuk lafaz dan makna. Baca juga: Tafsir Al-Qur'an Zainuddin Hamidy dan Fachruddin HS (Malaysia).
Pembahasan pun berlanjut kepada amtsal Al-Qur’an, sumpah-sumpah Al-Qur’an, jadal atau debat dalam Al-Qur’an, dan kisah-kisah Al-Qur’an. Inilah yang membuat Mabahits sangat berguna sebagai fondasi sebelum seseorang mendalami kitab-kitab tafsir yang lebih besar.
Yang juga sangat menarik adalah bagian akhir kitab yang secara khusus membahas terjemah Al-Qur’an, tafsir dan ta’wil, syarat serta adab mufasir, perkembangan tafsir dari masa Nabi hingga masa kodifikasi, bahkan biografi sejumlah mufasir penting seperti Ibnu Abbas, Mujahid, Ath-Thabari, Ibnu Katsir, Fakhruddin Ar-Razi, Az-Zamakhsyari, dan Asy-Syaukani.
Baca: Tafsir Buya Hamka (10 Jilid)
Karena itu, Terjemah Mabahits fi ‘Ulumil Qur’an sangat layak untuk diunduh dan disimpan sebagai salah satu koleksi utama Ulumul Qur’an. Kitab ini ibarat jembatan antara pembaca awam dengan dunia studi Al-Qur’an yang lebih luas. Mabahits fi ‘Ulumil Qur’an jadi bekal dasar untuk membuka pintu menuju kajian Al-Qur’an yang jauh lebih luas dan mendalam. (wn-ab)






