![]() |
| Cover Terjemah Islam Tidak Bermadzhab. |
WAWASANews.com - Islam Tidak Bermazhab (الإسلام بلا مذاهب) merupakan karya Dr. Mustafa Muhammad Asy-Syak’ah yang dalam edisi Indonesia diterbitkan oleh Gema Insani Press. Buku setebal 455 halaman PDF ini hadir dengan judul Islam Tidak Bermazhab dan membicarakan persoalan mazhab, perbedaan pemikiran keislaman, serta berbagai kelompok yang berkembang dalam sejarah umat Islam. Silakan download via link di bawah ini:
Secara umum, buku ini membawa pembaca memasuki perdebatan mengenai keberagaman pemikiran dalam tubuh umat Islam. Bab awal membahas Islam din fitrah, dengan sejumlah subbahasan seperti keberadaan Tuhan, kemudahan syariat Islam, kekuasaan Islam, sosial kemasyarakatan, permusyawaratan dalam Islam, persamaan hak, kekuatan belas kasih, Islam dan perbudakan, masalah poligini, kedudukan wanita dalam Islam, kedudukan wanita dalam kebudayaan kuno, Islam memuliakan wanita, serta Islam dan pedang.
Selanjutnya, Bab II membahas perpecahan dalam tubuh umat Islam, dimulai dari keadaan umat Islam sebelum terjadinya perpecahan, kemudian Khawarij beserta asal-usul dan kelompok-kelompoknya, Syiah, Syiah Imamiyyah, Zaidiyyah, dan pembahasan mengenai akidah Zaidiyyah. Memasuki Bab III, pembahasan diarahkan pada Firqah Syiah yang menyimpang atau ekstrem. Bagian ini mencakup Ismailiyyah beserta berbagai kelompok dan doktrinnya, kemudian Ad Duruz dengan sejarah kemunculan, akidah, tokoh, ajaran, rukun-rukun pengganti, reinkarnasi, dan beberapa pokok kepercayaannya.
Baca: Terjemah Ad-Durorus Saniyah Najdiyah (16 Jilid)
Bab ini juga membahas Alawiyyun, mulai dari pendahuluan, pertumbuhan dan asal-usul, kelompok yang menyimpang, Alawiyyah yang tergolong lurus, Imam Sekretaris Batiniah, ajaran tasawuf dan zuhud dalam Firqah Alawiyyah, hingga kehidupan masyarakat Alawiyyah. Di bagian akhir dibahas Al Qadianiah dan Ahmadiyah, termasuk pertumbuhan, akidah, serta sejumlah pokok ajarannya.
Lalu, Bab IV secara khusus membahas Al Mu’tazilah, meliputi pertumbuhan Mu’tazilah, akidah Mu’tazilah, pembahasan tentang fiqih Khalq Al-Qur’an, serta tokoh-tokoh Mu’tazilah. Bab V kemudian beralih kepada Ahlussunnah, dengan pembahasan Ahlul Hadits dan Ray’un, para imam Ahlussunnah yang meliputi Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i, dan Imam Ahmad bin Hanbal, lalu Asy’ariyyah yang mula-mula dinamakan Ahlussunnah, akidah Ahlussunnah, Salafiyyah, Wahabiyyah, dan Tasawuf. Pada bagian tasawuf terdapat pembahasan tentang asal kata sufi, siapa yang disebut sufi, hubungan fuqaha dan sufi, sebagian karya tulis kaum sufi, serta pokok pembahasan tasawuf.
Baca: Terjemah Tamamul Minnah Syarah Fiqih Sunnah (3 Jilid)
Terakhir, Bab VI membahas Peperangan yang Terjadi karena Mazhab, dengan dua bagian utama: mazhab dalam memahami posisi Islam dan mendebatkan mazhab-mazhab. Intinya, Buku Islam Tidak Bermazhab cocok dibaca oleh pelajar, santri, mahasiswa, maupun pembaca yang ingin mengenal sejarah perkembangan kelompok dan pemikiran dalam tubuh umat Islam melalui pembahasan yang cukup panjang. Yuk download sekarang! (wn-ab)



.png)


