![]() |
| Terjemah Al-Miftah Ushul Tafsir. |
WAWASANews.com - Terjemah Al-Miftah ala Tahriri Ushulit Tafsir merupakan karya Miftah ibn Ma’mun ibn Abdullah al-Syanjuri, ulama asal Cianjur, yang secara khusus disusun untuk memberikan peta dasar dalam memahami ilmu tafsir. Jadi, buku ini pengantar ushul al-tafsir
Usul tafsir adalah seperangkat pengetahuan dan kaidah yang perlu dikuasai sebelum seseorang berhadapan dengan teks Al-Qur’an dan berbagai corak penafsirannya. Sang penulis sendiri menyebut risalah ini sebagai kumpulan penjelasan untuk memudahkan para pemula memahami dasar-dasar ilmu tafsir. Silakan download via link di bawah ini:
Buku ini sangat ringkas tetapi mencakup banyak cabang penting Ulumul Qur’an. Pembahasan dimulai dari persoalan turunnya Al-Qur’an, seperti Makki-Madani, ayat yang turun ketika safar maupun mukim, malam dan siang, musim panas dan musim dingin, ayat pertama dan terakhir yang turun, hingga Asbabun Nuzul.
Setelah itu, pembahasan bergerak kepada persoalan sanad dan qira’at, termasuk qira’at mutawatirah, ahad dan syadz serta para sahabat dan tabi’in yang terkenal dalam periwayatan dan pembacaan Al-Qur’an. Bagian yang sangat menarik adalah pembahasan mengenai lafadz-lafadz Al-Qur’an.
Baca: Terjemah Tafsir Yasin Hamami Zadah
Buku ini juga mengajak pembaca mengenali kosakata gharib, lafadz musytarak yang memiliki beberapa kemungkinan makna, muradif, hakikat dan majaz, tasybih, serta kinayah. Sesudah itu, pembahasan beralih kepada wilayah makna: manthuq dan mafhum, am dan khosh, nasikh dan mansukh, mutlaq dan muqayyad, mujmal dan mubayyan, serta muhkam dan mutasyabih.
Dalam karya ini dibicarakan tafsir Al-Qur’an dengan Al-Qur’an, tafsir berdasarkan riwayat, tafsir berdasarkan dirayah, serta tafsir isyarah. Bahkan pembagian tafsir dengan Al-Qur’an sebagai kategori tersendiri menjadi salah satu sisi menarik yang membedakannya dari sebagian karya Ulumul Qur’an lain.
Baca: Terjemah Tafsir Ibnu Katsir (8 Jilid)
Terjemah Al-Miftah ‘ala Tahrir Ushul al-Tafsir sangat layak dijadikan pintu masuk. Setelah menguasai peta dasarnya, pembaca akan lebih mudah melanjutkan perjalanan kepada kitab-kitab Ulumul Qur’an dan tafsir yang lebih luas dan mendalam. Karena itulah, terjemahan risalah karya ulama Nusantara ini menarik untuk diunduh, dibaca. (wn-ab)






